Berkurangnya Umur Si Keras Kepala


Dudududu..byarrr..derr… Eitss..  itu hanya tulisan aja yaa, nggak usah dipraktekin kayak lagi niup terompet atau hembus balon atau gimana, (karena meskipun suara terompet, kayaknya juga nggak pas juga dengan kata-kata itu. Aku susah mendiskripsikan suara terompetnya. Hahaa)

Ehem.. jelas hal-hal mengenai perayaan ulang tahun itu tidak boleh. Karena itu sama saja meniru kaum kafir. Padahal sudah jelas juga hadist yang mengatakan “Barang siapa yang meniru suatu kaum, maka ia termasuk ke dalam kaum tersebut”. Nah lohhh..nggak mau kan kita digolongkan ke dalam kaum kafir juga??
Tapi ada juga yang bilang, ni, perayaan ulang tahun itu tidak boleh, tapi kalau ada yang ngasih kue atau kado, yaa kita ambil. Kan nggak boleh nolak rezki. #alibi ini mah. Hahahaa
jangan lupa beli dan baca novel sahabatku, Diska ya men temens.. (baca: Review Novel Puan Perawan)
By the way, anyway, busway, (Bahasanay itu loh, Hihii..) selamat memperingati hari lahir ya Nengsih. Selamat memperingati hari kematian juga #Uppss.. bahasanya ngeri kali yak. Hehee.. hmm.. pokoknya selamat berkurangnya umur untuk si keras kepala. Yaa.. diriku emang keras kepala. Mungkin karena watakku yang sangunis dan bercampur dengan koleris kali yaa, jadi lengkaplah sudah keras kepalanya. Dan makanya aku berdo’a agar suatu saat nanti dipertemukan dengan lelaki yang pleghmatis untuk menjadi suamiku. #Eaaa.. Hahaa  (aamiin kan ya men temens). 
yaa.. karena sifat pleghmatis itu kan sifat seorang yang penyabar,  tenang, damai, yaaa.. gitu dech, jadi cocok disandingkan dengan pribadi yang sanguinis dan koleris kayak aku. browsing aja gimana pribadi seorang Pleghmatis yaa. mau pinjam bukunya ke aku juga bisa koq. (baca: Review buku Personality Plus)
awas pena masuk mulut ntar. wkwk
Sifat keras kepala sebenarnya tidak lah baik. Dulu pernah ada seseorang yang berniat serius kepadaku. Dan karena pas aku cari tau dan kepoin dia di akun medsos nya, sepertinya dia sholeh, aku pun mau di ajak ta’aruf sama dia. Karena ada suatu hadits yang mengatakan
“Apabila seseorang telah melamar mu, sementara kamu mengetahui akhlak dan agamanya baik lalu kamu menolak, maka akan terjadi fitnah nantinya”. (Intinya seperti itulah bunyi hadist tersebut). Tapi ternyata tidak lama kemudian proses nya langsung berakhir. Yaaa.. karena apa lagi kalau bukan karena aku yang keras kepala dan berbeda prinsip dengan dia tentunya. Wkwkwk.. #ciieee.. mengenang masa lalu. Huhuu (perih).
aku terpesona dengan lampunya yang bergantungan dan banyak itu
Hemm.. sebenarnya aku juga nggak sekeras itu juga kali ah abang yang gagal taaruf. Hahahaa… (mulai lebay nich. Hihii), iyaa, sebenarnya meskipun watakku keras, namun jika ia tau sedikit saja celahnya, maka aku akan mudah sekali luluh dan sangat penurut. Apa hayooo celahnya?? #Rahasia Donkkk
makin banyak dan rajin baca ya Nengsih.. kembalikan lagi semangat baca ketika masih MTs dulu, yaa..:-)
Pernah, ketika kami mengikuti suatu mata kuliah di kelas, seorang dosen bertanya kepada kami, “Apa yang kamu tau tentang sifat dirimu?”, semua teman menjawab dengan jawaban yang berbeda. Dan tibalah giliran ku. Dan ketika itu, aku pun dengan ikhlas hati dan penuh kesadaran diri menjawab, “Aku seorang yang keras kepala, Bu”, pas jawab itu, aku langsung ingat orang tua, aku rindu mereka. Merekalah orang yang paling tau bagaimana keras kepalanya aku. (maafkan anakmu yang keras kepala ini, Yah..Bu,)
sewaktu musykom IMM Komisariat FAI 2018 (Pelepasan Jabatan)
Ketika jawab itu. Aku sepenuhnya sadar bahwa keras kepala bisa dikatakan suatu sifat yang negative. Tidak baik. Teman ku bahkan tertawa mendengar jawabanku. Mungkin karena mereka membenarkan kali yaa.. wkwk, namun di luar dugaan ternyata ibu dosen malah berkata hal yang justru membesarkan hatiku. “Iya, bagus itu. Sifat orang yang keras kepala itu adalah sifat orang yang pekerja keras, gigih, pantang menyerah dan memiliki keinginan kuat”, Masyallah.. spontan hatiku langsung membenarkan kata-kata ibu. Yaa.. meski aku sangat menyadari akan semua kekuranganku, namun setidaknya aku juga harus adil terhadap diri sendiri. Yaa,, aku juga memiliki kelebihan di balik si keras kepala ini.
Nengsih yang biasanya nggak kan nolak kalau diajak Traveling. hihii
Ada kalanya sifat keras kepala itu diperlukan. Dan aku sudah menggunakanya. Kalau bukan karena sifat keras kepala dan nekat ini, aku mungkin nggak mungkin bisa kuliah seperti ini. Dulu sebelum tamat sekolah, orang tua maupun keluarga lain begitu pesimis dengan kata kuliah. Namun karena aku yang bertekad, dan lalu ada jalan juga yang diberi oleh Allah melalui sepupuku, akhirnya aku bisa kuliah melalui jalur beasiswa mahasiswa utusan. Dan alhamdulillah juga selalu ada kemudahan-kemudahan dalam menjalani bangku kuliah. Baik itu moriil maupun material. Dan kehidupan ekonomi keluarga pun juga alhamdulillah semakin membaik.
Dan sekarang si keras kepala sudah menginjak usia 22 tahun. Bukan usia yang muda lagi. Dan alhamdulillah setidaknya sekarang aku sudah bisa sedikit banyaknya menghandle sifat keras kepala ini.
Rajin ikut kajian yaa wahai diri (Ini foto pas hujan-hujanan balik dari Kajian Ustadz Syamlam di masjid Raya Baitul Izzah bareng Een)
Terimakasih untuk semua yang sudah memberi kan do’a terbaik untukku. Terimakasih juga yang udah ngasih kado yang beragam. Semuanya bermamfaat bagiku. Do’a yang sama juga untuk orang yang mendo’akan.
Mengenai usia yang ke 22 ini pun, setidaknya aku merasa lebih baik dari pada usia yang ke 21 tahun kemaren (Baca: Birthday in 21st), hal yang paling aku syukuri adalah, dengan tidak adanya edisi penganiayaan tengah malam. Hahaaa..,iya, tahun kemaren ternyata masih menggunakan tradisi lempar tepung, telur, di kurung di luar, dll.. (Ya Rabb,, aku dizalimi kala itu, wkkwk), tapi bagaimanapun itu adalah cara teman-teman ku membuat aku bahagia. (menurut dia sich, padahal aku menggigil kedinginan kala itu. Uwaaaa).
jojoba (jomblo-jomblo bahagia), jofisa (jomblo fii sabilillah) , josh (jomblo sampai halal), atau apalah itu namanya yang penting jomblo. hahaaa
Ehem.. ada banyak sekali do’a yang aku lantunkan kepada Allah swt. Semoga dengan berkurangnya usia, rasa syukurku justru makin bertambah. Aamiin..

28 komentar

  1. to stubborn girl a.k.a author kece, semangat, semangat, semangat. teruslah berkarya :*

    BalasHapus
  2. Keras kepala dan nekat dalam berjuang dan berkarya gapapa. �� asal jangan nentang orang tua dan melakukan kesalahan

    BalasHapus
  3. Barokalloh fii umri ya kak, Semoga selallu di berikan kesehatan dan kelancaran studynya. Aamiin

    BalasHapus
  4. selamat ulang tahun temannya kak, semoga panjang umur..

    BalasHapus
  5. Terkadang nekat dan keras kepala emang dibutuhkan dalam perjuangan hidup. tapi tetap berada di jalan yang benar hehe

    BalasHapus
  6. Keras kepala yang berfaedah ga apa2, mirip2 sama teguh ama prinsip, tapi kalo keras kepala dibeneri kesalahan ya jangan hehe

    BalasHapus
  7. Semoga tercapai semua yang diimpikan ya..

    BalasHapus
  8. selamat berkurang umur si keras kepala

    BalasHapus
  9. Happy milad ya diska. Moga semakin cetar membahana. Dan mana nih foto selfie lita

    BalasHapus
  10. Selamat ulang tahun adek. Wah beda tipis nih umur kita, tapi semangat kamu cetar sekali. Salut deh. Tetap semangat dengan goal-goal kamu ya dek :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehee.. Mbak lebih cetar pokoknya. 😉
      Aamiin..

      Hapus
  11. Kadang ya kita harus keras kepala sama impian & keinginan kita dek. Wajar. Selagi gak nyakitin orang lain mah hajar aha. Sikaaat sampe dapet! :D

    BalasHapus
  12. Barakallah ya.. Semoga menjadi pribadi yang semakin baik setiap hari nya..

    BalasHapus
  13. Terkadang, keras kepala itu penting loh. asal tetap di koridor dan jalan yg lurus yaa.. hehee

    BalasHapus