Selasa, 17 April 2018

SEDIKIT CERITA DI PENTAS PINTAR

Hayy..hay... Selamat pagi semuanya..
Assalamu'alaikum wr.wb
Kali ini aku mau cerita nichh.. Cerita tentang hari kemarin di panggung  PINTAR. PINTAR yaitu singkatan dari kata “Pemilihan Ustadz dan Ustadzah Remaja 2018”.
Jadi ceritanya,  kita memang udah tau nii info tentang pemilihan ustadz/ah remaja yang diselenggarakan oleh BE TV. Karena di share sama teman-teman di grup whatsapp..  Awalnya Kita nggak ada kefikiran sama sekali mau ikut,  cuma karena kampus kita sebagai tuan rumah untuk audisi selama 2 hari itu, jadi prodi menganjurkan untuk ikut.  Yaa..  Sebagai asah kemampuan gitu lah.  Dan saya pun akhirnya berfikir kembali untuk menerima tawaran ini. Apa salahnya mencoba kan??  Toh masalah menang dan kalah itu belakangan.  Kalau menang gimana? Ya Alhamdulillah dan itu bonus.  Yang penting berani aja dulu.  Apalagi kita mahasiswa KPI yg basic nya ke dakwah. Jadi kesempatan banget nii.. Fikir ku waktu itu.  Padahal sebelumnya belum pernah nyobain ikut lomba yg kek ginian.  Kalau pun ada di suruh kultum,  yaa itu palingan sebatas di kelas,  di depan jamaah sebelum sholat zuhur,  ataupun kalau di bulan Ramadhan yaitu pas acara Risma ada jadwal kami kultum sebelum melaksanakan shalat tarawih. Dan kalau bicara depan orang banyak sich Alhamdulillah sebenarnya sudah terbiasa. Apalagi aku yang hobi ngoceh. Hihii..tapi biasanya keadaan lebih santai. Kami bisa ngomong sekaligus bergurai dan berinteraksi dengan lawan bicara sesukanya. Nggak formal kayak lomba ini.
ciee..si Diska masuk koran BE bareng Mbak Qana :-D
Dan teman sekelas saya Dio Putra dan Samsul Rizal pun juga mengajak untuk ikut,  ditambah lagi teman gila-gila an (Jangan ampe gila beneran yaakk..hahaa) yaitu Een Winarti juga ikut bersama 2 teman lain nya dri prodi PAI. Yaitu Elona dan Lia Istina. Aku pun fix memutuskan untuk ikut juga ngisi formulir.  Aku mengajak sahabat ku,  Nur Annisa.  Dan ia pun mau juga (meskipun pada akhirnya mungkin dia nyesel sich.  Wkwk)
Ok,  jadilah pada akhirnya kami berdua ngisi formulir,  ikut TM (pas TM ini Diska ternyata juga ikut. Wkwk).
Lanjutt.. kami ikut audisi yaitu hari Senin dan Selasa. Tepatnya tanggal 16-17 April 2018. Hari Senin yaitu kelompok Diska, Een, Lia, Elona dan teman-teman dari kampus lain. Di hari pertama,  kami nggak bisa menyaksikan penampilan para peserta.  Karena kami harus ikut PKL Dakwah dulu. Dan hanya mendengar kabar saja dari teman-teman.
Diska Alhamdulillah masuk babak selanjutnya.  Sementara Elona,  Lia, dan Een belum.
Aku,  Nisa,  Dio,  serta Samsul dapat jadwal pada hari selasa yang termasuk dalam kelompok 7. Lama banget nunggu giliran kami nii..   Awalnya kami fikir kami tampil menjelang zuhur.  Sehingga pagi nya kami masih bisa ngikutin kuliah 2 MK. Dan ternyata belum selesai juga yang kelompok 6 nya.  Dan akhirnya kami tampil setelah zuhur.  Tepatnya sebelum Asar.
perform dari Saymsul Rizal
Oya,  pas hari H nampil audisi, sebenarnya keadaanku kurang fit.  Karena memang lagi sakit flu.  Apalagi pas menjelang mau nampil itu panas di kepala ini mulai naik lagi.  Nafas juga panas.  Pernah terbersit pengen balik dulu ke asrama untuk istirahat.  Tapi takutnya pas balik, nanti malah tiba giliran kita yang di panggil.  Ya sudahh.. Di kuat-kuatkan aja dulu sampai selesai nampil dan sampai pengumuman tiba siapa yang lolos ke babak selanjutnya.
perform dari Dio Putra
Sedikit cerita juga dari Nisa,  ia juga sempat mau mundur.  Katanya,  "Nisa balik aja,  yaaa..  Biar lah didiskualifikasi aja" (nggak tau dia ngomong gini serius apa bercanda).  Tapi kami malah tertawa.  
Aku bilang,  "Jangan lahh,  Niss..  Kita harus mengakhiri apa yang sudah kita mulai". Aku mencoba menyemangati.  Padahal aku sendiri juga agak grogi.  Hanya saja aku suka terhadap tantangan.  Dan aku menganggap ini adalah sebuah tantangan.  Cielee.. Wkwk
Nisa bilang lagi kurang lebihnya seperti ini,  "Nisa tu nggak bisa kayak gini, Neng..  Nisa nggak bisa tampil depan orang banyak.  Mana ada kamera pulak, nii”, (katanya sambil nunjuk kamera.  Hihii).
salah satu peserta yang kecil-kecil cabe rawit nich.. (sayang kemaren nggak kefikiran mau kenalan sama dedek 1 ini)
Yaa.. Aku tau.  Aku tau kalau Nisa nggak bisa jadi pusat perhatian.  Ia grogi.  Tapi aku juga tau.  Nisa itu hebat.  Dia juga sudah terbiasa ngomong depan umum.  Paling groginya cuma sebentar aja.  Nanti pas udah di pentas ia pasti maksimal.  Argumenku ini berdasarkan pengalaman belajar bersama Nisa selama 3 tahun ini,  yaa..  Jadi nggak sembarang argumen.  Heheee..
Dan akhirnyaaaa...  Taraaaaa... Tibalah giliran kami.  Mana ber urut pulak ni nampil sama Nisa,  dan beruntungnya (menurutku sich beruntung.  Hahaaa),  Nisa tampil duluan baru aku. Sorry ya,  Nis..  Kan bukan aku yang nentuin siapa yang maju duluan.  Wkwk.
Bukan Nisa namanya kalau berpidato nggak make pantun.  Hihii..  Dan dia tampil alhamdulillah lumayan Bagus menurutku.  Meski sepertinya ia nampak grogi sedikit (tak jauh beda dengan aku) dan ada beberapa kata yang ia agak bleng  (Aku pun begitu.  Hahaa)..
Sampailah akhirnya giliran Nisa selesai.
Dan pas gilirankuuuu????  ulalaaaaa...  Biarlah mereka yamg menonton saja yang menilai yaa..  Kalau aku sendiri waktu itu,  teman ku bilang wajahku pucat.  Eheemm.. Gimana nggak pucat coba??  Manalah sakit,  grogi, trus dari pagi juga belum makan.  Jadinya lapaarrr..  Waktu zuhur mau keluar beli makan.  Tapi karena ada kendala dikit akhirnya nggak jadi beli makan. Cuma minum dan makan roti aja.
ooo, noo.. ini Nengsih kah? hahaa
Aku berbicara di depan layaknya seorang ustadzah yang di tv-tv.  (perasaanku saja kali,  yaaa.. hahaa).  Berbicara dengan pedenya bersembunyi dibalik tangan yang gemetar. Wkwkwk..  Tapi gemetar cuma di awal-awal aja koq..  Di menit-menit terakhir udah nggak lagi. Alhamdulillah..
Dan pada akhirnya,  selesai sudah.  Namun ada juga membuat kesalahan.  Yaitu lupa sama ending pantun yang ingin aku bawa.  Jadi agak lama mikirnya.  Dan lupa juga untuk membawakan hadist yang sudah aku siapkan.  (Kalau di point ini sepertinya juri nggak tau.  Cz pas aku lupa,  aku langsung mengimprovisasinya dengan kata-kata yang lain).  But, for all,  aku sudah memberikan yang terbaik yang aku bisa hingga usai materi ceramahku.
Dan teman-teman saingan kami yang lain semuanya juga hebat-hebat dan keren-keren ceramah mereka.  Karena memang di kelompok kami semuanya bagus-bagus (itu kata dewan juri,  mungkin juga dewan juri ngasih komentar keseluruhan biar waktu nya singkat mengingat hari sudah semakin sore sementara masih ada 2 kelompok lagi yang mau nampil). Dan di kelompok kami ini mendapat sesuatu yang spesial.  Yaitu apabila sebelumnya hanya di ambil 5 besar,  tapi di kelompok kami diambil 6 besar.
Duo Ustadz sang jawara kita
Dio,  serta Samsul alhamdulillah masuk ke dalam 6 besar tersebut.  Sementara yang ustadzahnya cuma masuk 1. Yaitu Dinda (nama panggilan dia waktu kami kenalan kamaren.  Aku lupa nama aslinya pas dipanggil MC). Dinda dengan ceramahnya "Ketika kaum muslimin bertasyabuh". Aku pribadi salut dengan Dinda ini.  Ia menyampaikannya Bagus sekali.  Dan juga sangat menghayati yang ia sampaikan. Jadi pantas dan wajar kalau dia masuk ke dalam 6 besar.  Samsul dan Dio juga keren-keren..  Dan 3 teman yang lain yaitu Mandala,  dan 2 nama cowok nya yang lain (aku lupa namanya)  juga keren.  Kita yang kalah pun juga keren.  Karena kita sudah berani maju, berani tampil. Dan menurutku kami semua adalah pemenang. Menang melawan diri kami sendiri (terutama aku dan nisa). Menang melawan rasa cemas, grogi,  takut dan rasa-rasa yang biasa orang lain rasakan pas penampilan perdananya.. Yuhuu.. We're the Winer guys..
Pokoknya untuk teman-teman yang lain yang belum lolos ke babak selanjutnya,  tetap semangat ya, gengs...
Een, Diska, Elona, dan Lia sudah perform duluan
Lanjutkan dakwahmu dan teruslah kobarkan semangat dakwahmu. Berdakwah tidak melulu harus diatas mimbar atau podiam kan?? Berdakwah bisa dengan apa aja. Dengan tulisan, dengan media sosial, dengan akhlak, dengan organisasi, dengan adek-adek dan keluarga, dengan video, dll.. (sesuai keahlian yang kita punya). Pokoknya kita semua harus berdakwah. Karena itu adalah wajib. "Ballighuu 'anni walau aayat", kata Rasululullah. Sampaikan lah meski hanya 1 ayat. Dan berdakwah juga bentuk pengamalan terhadap perintah Allah dalan QS An-Nahl ayat 125. (Buka Qur'an yaa.. Untuk tau isinya🤗)

Selamat juga untuk teman-teman yang lolos, selamat untuk kalian semua yang dari universitas maupun umum. Serta adek-adek tingkat SMP/SMA sederejat. Kalian adalah yang terbaik. Untuk babak selanjutnya saingan kalian pasti mempersiapkan yang lebih baik lagi. Jadi kalian juga harus persiapkan yang paling baik yang kalian punya. Ingat yaaa..apa pesan dari dewan juri untuk kalian.😄
Semangat aja pokoknya untuk kita semua. Salam Fastabiqul Khairat

MAU IBADAH UMROH NYAMAN DAN AMAN?? ZAHRA TOUR AND TRAVEL SOLUSINYA!


Assalamualaikum Wr.wb
Apa kabar ni?? Semoga selalu sehat wal Afiat yaa, tetap jaga kesehatan.. dan yang sakit sabar selalu, semoga Allah segera memberi kita kesembuhan. Aamiinn
Oya, sudah melaksanakan rukun Islam yang ke 5 belum nich?? Iyap, haji. Haji ini wajib ya bagi yang mampu. Sebagaimana firman Allah dalam QS. Ali- Imran: 97

SEMILIR KATA PENGHANTAR RINDU UNTUK SANG IBU


Assalamu’alaikum wr.wb
Kali ini, izinkan aku untuk curhat. Aku ingin curhat tentang Ibu. Yang saat ini sangat aku rindukan. Aku ingin menulis mengikuti kata hatiku dengan penuh perasaan. Perasaan seorang anak kepada ibu. Karena, banyak sekali kata yang ingin aku keluarkan. Tidak cukup dengan menulisnya hanya sebatas status di media social saja. Aku ingin lebih dari itu. Setidaknya biar rasa rindu itu tersalurkan melalui ungkapan rasa.

Rabu, 11 April 2018

Selamat Berkurang Umur Si Keras Kepala


Dudududu..byarrr..derr… Eitss..  itu hanya tulisan aja yaa, nggak usah dipraktekin kayak lagi niup terompet atau hembus balon atau gimana, (karena meskipun suara terompet, kayaknya juga nggak pas juga dengan kata-kata itu. Aku susah mendiskripsikan suara terompetnya. Hahaa)

Selasa, 10 April 2018

212 Mart, Awal Kebangkitan Ekonomi Umat


parkiran ukm 212 mart
Yeayyy.. shoping… siapa sich yang nggak suka shopping?? Apalagi kaum hawa terutama ibu-ibu.. eh, aku belum ibu-ibu yaa.. tapi calon ibu. Dan juga suka shopping asal ada yang dishopping kan. Huhuu, bukan hanya kaum hawa kali yaa.. tapi kaum adam juga. hehee
Nah, buat yang suka shopping, ada kabar gembira  nich..!! apa hayooo, iyap UKM 212 Mart!
Penasaran Apa Itu 212 Mart?

Senin, 09 April 2018

Keluarga Besar MusywilLub Forkomnas KPI (Musyawarah Wilayah Luar Biasa Forum Komunikasi Nasional Komunikasi dan Penyiaran Islam) Regional Sumatera wilayah 4


kita adalah keluarga
Assalamu’alaikum teman-teman, apa kabarnya?
Kali ini kita jumpa lgi via untaian kata yaa..heheee.. dan di artikel kali ini aku bakal berbagi cerita tentang keseruan kita sesuai judul di atas.
Siang itu, aku berpamitan dengan Pak Dekan FAI (Pak Surohim), Bu wakil dekan sekaligus Pembimbing Akademik ku (Bu Siti Misbah), Kaprodi (Pak Abdi), Imam Rusunawa sekaligus penasehatku, hehee (Bang Nover), dan Sekretaris rusunawan yang selaku pimpinan kami di Rusunawa Siti Walidah I UMB (pak Nurhadi). Seperti biasa orang berpamitan, aku pun mewakili 4 teman yang lain pamit mau ke Jambi ikut Musywil Forkomnas HIMA/HMJ KPI se-Sumatera. Dan rata-rata dari beliau semua bertanya, “Siapa aja yang berangkat??”, dan aku jawab, “Ber-5, Pak, Buk.. Nengsih sendiri yang cewek. Ada Deni dan Abduh yang semester 4, sementara semester 6 nya Nengsih, Andra, dan Arib”.

Selasa, 03 April 2018

Menikmati Segarnya Datar Lebar Waterfall



Assalamu’alaikum teman-teman, kali ini aku mau menuhi janjiku  yang kemaren pernah tertuliskan di snap WA maupun d Ig, yak.. apalagi kalau bukan mau ceritain tentang perjalanan menuju salah satu tempat wisata yang ada di Bengkulu Tengah yaitu air terjun Datar Lebar.
Perjalanan kami dilakukan pada hari minggu tanggal 1 April 2018. Wahh.. bertepatan dengan April Mop, yaa.. Yaitu hari ngerjain orang sedunia, wkwk. Yes, sayang banget aku nggak sadar kalau tanggal itu adalah April Mop, kalau sadar dan ingat itu hari mop, pasti bakal ada yang jadi korban dech. Hihii..

Polemik Puisi Bu Sukmawati Yang Tak Tau Syari'at Islam

Screenshoot Video

Assalamu’alaikum wr.wb
Hem.. ditahun-tahun politik kayaknya banyak kejadian yaaa.. yang mau bikin heboh, bikin viral, menarik perhatian, cari sensasi, dll.. apakah bu Sukmawati Soekarno Putri ini juga termasuk ke salah satu itu? Jika ia, tepuk tangan dech buk, anda berhasil membuat heboh sejagat Indonesia. Umat Islam tepatnya. #BuangIngus.

Selasa, 27 Maret 2018

Nasehat Imam Asy-Syafii dalam menuntut Ilmu



pict by: pixabay
Assalamu’alaikum wr.wb
Apa kabar teman-teman semuanya, seperti biasa aku do’akan selalu sehat ya, dan yang sakit semoga selalu diberi kesabaran. Aamiinn..
Pada edisi kali ini aku bakal share tentang sesuatu yang menurut nengsih perlu banget untuk diketahui oleh para penuntut ilmu seperti siswa, maupun mahasiswa. Dan ini juga sekaligus sebagai materi giliran kultum di rusunawa sebelum sholat dzuhur. heheee

Minggu, 25 Maret 2018

Perempuan, Berdaya atau diperdaya?


Assalamu’alaikum sahabat semuanya,
Apa kabar ni? Semoga selalu sehat ya. Aamiin..
Ok, di hari minggu, tanggal 25 maret 2018 aku menghadiri undangan untuk Forum Grup Discussin sebagai perwakilan dari Komunitas Mahasiswa Pecinta Al-Qur’an. Acara ini diadakan oleh BMI (Back to Muslim Identity). Pematerinya juga keren abis ni sahabat. Yaitu

Minggu, 18 Maret 2018

Afatul lisan (Bahaya Lisan)

 Sabtu, 17 maret 2018

pict by: Pixabay
Dengan lisan, kita bisa masuk surge. Dan dengan lisan juga, kita bisa terjerumus ke dalam neraka. Maka berhati-hatilah terhadap lisan

Adapun beberapa lisan yang berbahaya yaitu:
1.      Ungkapan tidak berguna.
Perempuan itu memang kodratnya cerewet. Oleh karena itu,perempuan lebih baik memperbanyak baca al-qur’an di banding bicara.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أًوْ لِيَصْمُتْ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ
[رواه البخاري ومسلم]
Dari