Ya! Berawal dari agenda yang tidak direncanakan, maka akhirnya kami meninggalkan Kabupaten Kaur dan menikmati tahun baru di rumah aja setelah pulang dari acara pelantikan adek Ipar.
![]() |
| Posisi masih di kebun saat dapat kabar untuk ke Bengkulu |
Ke Bengkulu tanpa perencanaan
Meski dengan nafas yang terengah-engah, akhirnya kita berangkat juga di pukul 16.00 WIB. Melakukan perjalanan sore-malam. Mampir 2 kali di Kota Manna untuk Magrib dan di Talo untuk makan malam karena lapar yang melanda. Akhirnya sampai di kota Bengkulu pukul 22.30 WIB.
![]() |
| Menyempatkan ke bank untuk memperbarui kartu ATM |
Kita cepat-cepat pulang ke rumah karena khawatir datang terlambat di lokasi pelantikan. Apalagi aku. Tau sendiri lah ya kerempongan mak-mak ngurus 2 anak ini. Sampai rumah istirahat sebentar, lalu langsung masak untuk menu makan malam. Sat set banget pokoknya. Haha..
Pelantikan PPPK Paruh Waktu
![]() |
| Pelantikan PPPK Paruh Waktu adek ipar |
Diserempet Mobil
Setelah Adek ipar turun dari mobil, selanjutnya kami mencari tempat parkiran yang kosong. Namun karena jalanan padat merayap, Mobil yang kita kendarai melaju perlahan. Rupanya ada mobil belakang yang mau mendahului mobil kita, namun gagal. Akhirnya kepala mobil dia menyerempet bagian belakang mobil kita sebelah kanan yang menimbulkan goresan lumayan. Hiks.. Bukan cuma kami yang kena, mobil yang nyerempet juga kena sih. Sepertinya lumayan juga. Itulah, Mas. Sabaran dikit kenapa sih? Alhasil sama rugi kan kita. Hiks..
Oke, kita tetap melaju meski mobil mengalami lecet. Sulit mencari celah untuk parkir mobil saat itu karena hampir semua parkiran sudah penuh dengan mobil dan motor. Kita akhirnya berputar ke belakang dan mendapat parkiran di belakang balai prajurit di sebelah kantor Gubernur. Alhamdulillah mobil menemui tempatnya dengan tenang.
Gerimis melanda
![]() |
| Semakin sore, langit menghitam. Gerimis mulai turun |
Hingga acara selesai, langit menghitam dan gerimis mulai turun, karena susah menemukan adek ipar diantara ribuan orang, belum lagi sinyal yang kurang, akhirnya kita memutuskan untuk balik lagi ke mobil dengan tergopoh-gopoh takut kehujanan. Sebelumnya kita telah mengirim pesan ke Adik ipar dimana lokasi kami dan dia tinggal menyusul saja di mobil.
Singkat cerita dia sampai ke mobil, dan kita juga cukup kesusahan keluar parkiran karena lokasi yang sempit. Seperti melihat kura-kura berjalan, begitu pula mobil kita melaju. Lambat. Melaju perlahan hingga akhirnya yaa tetap mutar-mutar juga. Semakin lama bukannya semakin dekat dengan rumah malah makin jauh. Hikss
Moment yang tidak tepat
![]() |
| Terjebak macet dan hujan angin di malam tahun baru |
Beberapa jam menghabiskan waktu di jalan yang macet, akhirnya kita sampai juga ke rumah. Dan Magrib terpaksa aku jamakkan dengan Isa karena keadaan yang tidak memungkinkan untuk berhenti solat magrib di tengah kemacetan.
Well, kalau bukan karena niat kita menghadiri pelantikan kuncut (Pamannya Rendra), mendingan di rumah ajalah. Paling juga bakar-bakar jagung atau ayam sedikit sekalian buat menu makan malam😁. Karena aku tidak terlalu suka tempat yang begitu ramai apalagi sampai macet-macetan begitu.
Okey, sekian cerita ku hari ini. Semoga di tahun 2026 ini semua menjadi lebih baik yaa.. Baik secara individu, sosial, ekonomi hingga iman yang semakin kuat. Aamiinn..
Kalau kamu, bagaimana cerita tahun barumu kemaren? Share yuk!!😊








Tidak ada komentar
Thanks udah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar ya. No SARA. Syukron Jazakallah..😊