Tahun Baru yang Tak Direncanakan

Tahun baru telah berlalu. Sudah memasuki pertengahan bulan Januari. Tapi rasanya nggak afdhol kalo nggak aku abadikan moment libur tahun baruan kemaren.

Ya! Berawal dari agenda yang tidak direncanakan, maka akhirnya kami meninggalkan Kabupaten Kaur dan menikmati tahun baru di rumah aja setelah pulang dari acara pelantikan adek Ipar.

Posisi masih di kebun saat dapat kabar untuk ke Bengkulu
Kami memang telah jauh hari merencanakan libur tahun baru di Pantai Laguna, Kaur. Aku dan Woh Sus (Kakak Ipar) telah berbagi tugas untuk mengadakan piknik kecil-kecilan di Pantai Laguna. Beliau bagian masak lauk, aku bagian masak sambal, rebus-rebusan, lalapan, dan mungkin gulai berkuah untuk menu makan siang di Pantai nanti. Namun semua rencana ambyar. Siang itu Paksu Nelpon mengatakan bahwa adek ipar akan mengadakan pelantikan PPPK Paruh Waktu di Bengkulu, dan memutuskan untuk ke Bengkulu menghadiri pelantikannya. Alhasil kami yang masih di kebun, tergopoh-gopoh pulang ke rumah untuk mempersiapkan semua keperluannya. 

Ke Bengkulu tanpa perencanaan 

Meski dengan nafas yang terengah-engah, akhirnya kita berangkat juga di pukul 16.00 WIB. Melakukan perjalanan sore-malam. Mampir 2 kali di Kota Manna untuk Magrib dan di Talo untuk makan malam karena lapar yang melanda. Akhirnya sampai di kota Bengkulu pukul 22.30 WIB.

Menyempatkan ke bank untuk memperbarui kartu ATM
Okeh, karena pelantikannya sore hari, maka di siang hari aku dan Pak Suami masih sempat untuk ke Bank BSI dahulu untuk mengurus akun Byond ku yang terblokir serta mengganti kartu ATM BSI yang sudah kadaluarsa. Alhamdulillah hari itu selesai juga, meski ATM belum bisa melakukan transaksi karena lagi perbaikan.

Kita cepat-cepat pulang ke rumah karena khawatir datang terlambat di lokasi pelantikan. Apalagi aku. Tau sendiri lah ya kerempongan mak-mak ngurus 2 anak ini. Sampai rumah istirahat sebentar, lalu langsung masak untuk menu makan malam. Sat set banget pokoknya. Haha.. 

Pelantikan PPPK Paruh Waktu 

Pelantikan PPPK Paruh Waktu adek ipar
Singkat cerita, kita semua telah siap dan berangkat menuju lokasi. Siang tadi sewaktu pulang dari bank, lokasi pelantikan masih sepi banget. Panitia masih memasang spanduk. Namun kurang-lebih di pukul 16.00 WIB, jalanan sudah padat merayap di penuhi oleh 4000-an anggota terlantik belum lagi anggota keluarganya. Papan bunga sudah siap untuk properti foto-foto sebagai pelengkap euforia kebahagiaan. Bucket dan beraneka jajanan sudah berjejer di lokasi. Siap disambut oleh tiap orang yang mau membelinya. Masyallah banget pokoknya, ramai dan sibuk dengan kepentingan masing-masing. Oya, lokasi pelantikan ini berada di halaman Masjid Raya Baitul Izzah, Padang Harapan, Bengkulu. 

Diserempet Mobil

Setelah Adek ipar turun dari mobil, selanjutnya kami mencari tempat parkiran yang kosong. Namun karena jalanan padat merayap, Mobil yang kita kendarai melaju perlahan. Rupanya ada mobil belakang yang mau mendahului mobil kita, namun gagal. Akhirnya kepala mobil dia menyerempet bagian belakang mobil kita sebelah kanan yang menimbulkan goresan lumayan. Hiks.. Bukan cuma kami yang kena, mobil yang nyerempet juga kena sih. Sepertinya lumayan juga. Itulah, Mas. Sabaran dikit kenapa sih? Alhasil sama rugi kan kita. Hiks..

Oke, kita tetap melaju meski mobil mengalami lecet. Sulit mencari celah untuk parkir mobil saat itu karena hampir semua parkiran sudah penuh dengan mobil dan motor. Kita akhirnya berputar ke belakang dan mendapat parkiran di belakang balai prajurit di sebelah kantor Gubernur. Alhamdulillah mobil menemui tempatnya dengan tenang.

Gerimis melanda


Semakin sore, langit menghitam. Gerimis mulai turun
Kami perlahan menuju Masjid Baitul Izzah dengan jalan kaki, menunggu di samping Balai Prajurit sambil ngeleseh dan menikmati ciki-ciki bareng anak-anak sambil menunggu adek ipar selesai pelantikan. Kita berencana untuk foto-foto setelah ia dilantik. Mesti tadi di rumah udah disempetin foto duluan sebelum berangkat ke lokasi. 

Hingga acara selesai, langit menghitam dan gerimis mulai turun, karena susah menemukan adek ipar diantara ribuan orang, belum lagi sinyal yang kurang, akhirnya kita memutuskan untuk balik lagi ke mobil dengan tergopoh-gopoh takut kehujanan. Sebelumnya kita telah mengirim pesan ke Adik ipar dimana lokasi kami dan dia tinggal menyusul saja di mobil. 

Singkat cerita dia sampai ke mobil, dan kita juga cukup kesusahan keluar parkiran karena lokasi yang sempit. Seperti melihat kura-kura berjalan, begitu pula mobil kita melaju. Lambat. Melaju perlahan hingga akhirnya yaa tetap mutar-mutar juga. Semakin lama bukannya semakin dekat dengan rumah malah makin jauh. Hikss

Moment yang tidak tepat 

Terjebak macet dan hujan angin di malam tahun baru
Aku sempat protes di mobil, kenapa sih pak Gubernur ngadain pelantikan di sore hari pada saat pergantian tahun? Tidak adanya pelantikan ini saja sudah mengundang banyak orang untuk tahun baruan di Bengkulu apalagi dengan diadakan pelantikan dadakan dengan 4000 ribu lebih peserta ini. Kata adek ipar, beliau bertujuan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin massa untuk melakukan kajian Akbar akhir tahun di masjid tersebut. Ya! Niat yang mulia. Tapi menurut ku ini bukan moment yang tepat. Karena nggak semua orang mau mengikuti kajian Akbar ini apalagi di sore hari begini. Tapi dampak negatifnya adalah macet yang berkepanjangan. Belum lagi diiringi hujan deras dan badai pula. Lengkap sudah malam tahun baru yang tak diinginkan itu☹️

Beberapa jam menghabiskan waktu di jalan yang macet, akhirnya kita sampai juga ke rumah. Dan Magrib terpaksa aku jamakkan dengan Isa karena keadaan yang tidak memungkinkan untuk berhenti solat magrib di tengah kemacetan.

Well, kalau bukan karena niat kita menghadiri pelantikan kuncut (Pamannya Rendra), mendingan di rumah ajalah. Paling juga bakar-bakar jagung atau ayam sedikit sekalian buat menu makan malam😁. Karena aku tidak terlalu suka tempat yang begitu ramai apalagi sampai macet-macetan begitu. 

Okey, sekian cerita ku hari ini. Semoga di tahun 2026 ini semua menjadi lebih baik yaa.. Baik secara individu, sosial, ekonomi hingga iman yang semakin kuat. Aamiinn..

Kalau kamu, bagaimana cerita tahun barumu kemaren? Share yuk!!😊

Tidak ada komentar

Thanks udah mampir. Jangan lupa tinggalkan komentar ya. No SARA. Syukron Jazakallah..😊

Seedbacklink

Komunitas BRT Nerwork

Komunitas BRT Nerwork
Logo Komunitas BRT Network

Komunitas Mama Daring

Komunitas Mama Daring
Logo Mama Daring