Tips Belanja Online Aman Minim Kecewa

Belanja online atau online shop, sudah menjadi gaya hidup di zaman modern sekarang ini. Bukan cuma melanda ibu-ibu yang notabenenya memang suka belanja, bahkan para kaum Adam tua dan muda juga tak kalah rajinnya berbelanja online. Hal ini bisa difahami mengingat beberapa kelebihan yang didapat dari belanja online seperti:

  • Gratis ongkir
  • Barang lebih murah dari pasaran
  • Bisa COD
  • Simple (Tidak menguras waktu dan tenaga seperti pergi ke pasar)
  • Bisa belanja sambil rebahan

Kita cukup scroll-scroll layar HP aja sambil milih-milih produk, cek harga, masuk keranjang lalu checkout dan tunggu barang sampai, dech. Simple banget. 

Belum lagi dengan poin 1 di atas. Gratis ongkir. Tentu ini menggoda iman sekali untuk menahan diri tidak belanja. Barang murah dan gratis ongkir. Siapa yang nolak, coba? Wajar sih barang murah. Karena biasanya produk ini merupakan tangan pertama atau produksi langsung. Jadi harga lebih murah. Beli ecer harga grosir. Kan lumayan tu, cukup menghemat dompet.

Meski belanja online sudah menjadi trend, namun tetap saja kadang ada saja produk yang membuat kecewa saat sampai. Bisa jadi karena tidak sesuai ukuran (Kebesaran/kekecilan), bahan yang tidak sesuai diinginkan (tipis, jelek, atau panas). Semua kekecewaan ini bisa disebabkan oleh dua hal. Bisa jadi karena kesalahan sendiri akibat tidak teliti, bisa jadi juga karena kesalahan toko. Hal ini bisa kita return asal ada video unboxing dan belanja di e-commerce resmi.

Baca juga: Tips menjaga keamanan lingkungan

Nah, untuk hal yang tidak diinginkan tersebut, maka kita perlu mengetahui 6 Tips ini agar belanja online aman minim kecewa. Apa aja? Check it out! 

1. Kenali bahan produk

Jangan malas baca deskripsi produk
Terutama banget buat kamu yang sering belanja pakaian. Perlu memahami ini agar tidak kecewa setelah barang sampai. Fahami apakah baju/celana ini terbuat dari bahan katun, moscrepe, baloteli, nylon, dll. Searching google deh. Karena tiap bahan kain, punya terksturnya tersendiri. Ada kelebihan dan kekurangannya sendiri. 

Atau kalau kamu belanja onlinenya dengan orang terdekat, kamu bisa liat langsung contoh barangnya kalau dia punya.

Saat kamu memahami jenis bahan dari barang yang kamu beli, maka kamu akan tau apa resikonya. Kamu akan terima produk yang sampai. Nah, kalau yang di deskripsikan tidak sesuai dengan yang sampai, saat itu kamu bisa melakukan protes.

2. Ketahui ukuran (Besar, kecil, panjang, pendek, dan volume barang)

Buat yang suka belanja online, wajib punya meteran di rumah
Meteran baju! Yap, kayaknya kamu perlu memiliki barang satu ini kalau suka belanja online. Gunanya apa? Kalau beli baju, buat ngukur lingkar dada, panjang badan, dll. Kalau celana, kamu bisa gunakan buat mengukur lingkar paha dan panjang celana.

Mau beli sepatu? Kamu bisa gunakan meteran buat ngukur panjang kaki mu. Sehingga bisa menentukan dengan tepat nomor berapa sepatu yang cocok dengan ukuran kaki mu sesuai deskripsi produk.

3. Testimoni/Ulasan produk

Selalu baca ulasan/testimoni produk
Kalau di e-commerce mah gampang liatnya, cek aja bagian testimoni di bagian paling bawah dari gambar produk. Kita bisa lihat review-review dari pembeli sebelumnya.  Hati-hati juga ya dengan review manipulatif. Karena zaman sekarang ini, manipulasi bisa saja terjadi dengan berbagai cara. 

Kalau sepengetahuanku, belanja di toko orens dan t*ktok aman sih, sejauh perjalananku belanja online, reviewnya pada jujur. Tapi kalau produk nggak ada testimoninya bisa jadi juga karena belum ada yang beli. Baca aja deskripsinya, lakukan video unboxing saat sampai, dan cek kredible toko. Kalau mau nyari aman, ya nggak usah belanja produk yang belum ada reviewnya.

4. Kredibel penjual/toko

Cek bintang toko/pengikut toko
Belanja di e-commerce lebih gampang liat credible tokonya. Cek aja bintang toko, jumlah pengikut, dan jumlah barang yang terjual. 

Saya nggak merekomendasikan belanja di toko selain e-commerce ya seperti di IG. Takutnya malah penipuan. Kecuali kamu tau siapa pemilik akun itu. Cek profilnya dulu. Kalau tidak meyakinkan nggak usah beli. Dan yang pasti jangan mau kalau diminta transfer di awal.

5. Fahami harga dan kualitas

Emak-emak emang sukanya harga murah, kualitas OK. But, ada harga ada kualitas ya sayang. Kalau harganya murah, ya bisa jadi kualitas barangnya juga sesuai harga. Kalau dapat barang bagus dengan harga murah, itu keberuntungan namanya.

Ada harga ada kualitas. Cek harga barang di pasaran, dan jangan tergiur dengan harga murah apalagi nggak masuk akal. Skip aja nyari aman. Daripada uang terbuang sia-sia, mau return malas ribet kayak aku. Haha

6. Hindari transfer langsung

Zaman COD, hindari transfer langsung
Zaman sekarang emang zamannya COD. Hindari transfer langsung apalagi kalau jumlahnya tidak sedikit. Dan saat barang sampai, seperti yang aku bilang di awal tadi, jangan lupa video unboxing kalau kamu ragu dengan barangnya. Biar kalau barang sampai tidak sesuai, maka bisa kita ajukan pengembalian uang/barang.
Baca juga: Resolusi 2023

Nah, itulah beberapa tips belanja online dari aku ya. Aku yang suka belanja online, juga jualan online dari barang yang dibelanjakan secara online. Wkwk.. 

Pokoknya kalau belanja online, mah udah kerjaan aku banget dari masih gadis dulu. Meski pernah beberapa kali kecewa, tapi Alhamdulillah lebih banyak yang nggak kecewanya. 

Apa aku pernah ketipu atau kecewa juga saat belanja online?

Pernah beberapa kali ketipu belanja online di e-commerce sebelah. Akhirnya aku uninstal aplikasinya karena kelewat kesal.

Ketipu dalam motif lain juga pernah. Kesalahanku adalah termakan bujuk rayunya, percaya, terus transfer langsung. Ya Selamat! Uang lenyap barang tak dapat. Ya sudahlah. Jadi pelajaran buat aku. Wkwk

Semoga bermanfaat, ya. Jangan sampai jajan online yang harusnya bikin seneng, malah bikin kecewa karena barang sampai tidak sesuai dengan yang diharapkanšŸ¤­


15 komentar

  1. Bagi-bagi pengalaman tak menyenangkan di toko sebelah kak, biar jadi reminder buat kita semua. BTW, saya pernah sih beli PS 2 online lewat e-commerce populer. Ada masalah di pengiriman (kurir) yang lewat dari batas waktu pengiriman. Setelah komplain, baru deh barangnya langsung dikirim. Kecewa banget sama jasa kurirnya yang lama. Jadi memang kita juga wajib kritis sebagai konsumen sebelum berbelanja. Jadikan pengalaman pribadi atau pengalaman orang lain sebagai pelajaran, agar kita setidaknya kita bisa meminimalisir masalah yang timbul di kemudian hari.

    BalasHapus
  2. Hooh. Belanja di marketplace tuh agak lebih mudah sih buat ngecek-ngecek toko dan barangnya. Jadi, kalau belanja di marketplace tuh kayak menghindari penipuan gitu deh. Tapi, emang tetap kudu waspada sih.

    BalasHapus
  3. Saya pun sering belanja online, Mbak. Karena itu tadi, lebih murah daripada offline. Tapi saya memang harus teliti dan jeli saat belanja. Termasuk membeli di toko resmi produk itu. Hanya saya kalau pakaian, lebih suka belanja langsung di toko. Karena saya lebih baik mencoba dan melihat barangnya langsung. Terkadang, warnanya kalau beli online berbeda dengan aslinya, karena pengaruh kamera.

    BalasHapus
  4. betul kak kudu mau meluangkan waktu baca deskripsi produk. selain itu, aku selalu mengandalkan testimoni dan rating pengguna.. upayakan di atas 4.7 kalau di bawah itu kadang banyak yang komplain

    BalasHapus
  5. Melihat testimoni beberapa pembeli lainnya sering saya lakukan juga. Apalagi kalau pembelinya organik, soalnya ada juga tuh testimoni bayaran. Jadi intinya tetap waspada ya kalau belanja online itu...

    BalasHapus
  6. Kalau beli online resikonya memang barang yang dipesan tidak sesuai dengan harapan atau gambar.

    Jadinya ya kita harus teliti dalam memilih barang. Kalau saya yg pertama sya lihat adalah kredibilitas toko, testimoni, baru lanjut baca deskripsi produknya.

    BalasHapus
  7. kalo aku sih kalo belanja online langsung ke official storenya, atau kalo nggak kudu minimal tokonya udah power merchant biar meminimalisir barang yang gak sesuai. tapi juga penting untuk baca review dari pembeli buat make sure produknya

    BalasHapus
  8. Belanja di ecommerce emang lebih aman sih daripada beli dari IG atau sosmed, kecuali Tiktok shop sih so far juga aman kok, murah meriah dan sering dapat potongan ongkir miring pula kalau lagi beruntung.

    BalasHapus
  9. Zaman serba mudah tapi semoga selalu meneliti dulu sebelum berbelanja online ya..
    Seperti disebutkan kak Nengsi, penting sekali untuk meneliti mengenai spek barang, testimoni dan kalau bisa chat dengan penjualnya.

    Biasanya keliatan dari cara jawabnya, hehe..
    Kalau hati yakin, semoga transaksi jual-belinya lancar.

    BalasHapus
  10. Betul banget nih. Bahkan saya sering chat penjualnya. Memastikan lagi tentang ukuran/warna dll. Belanja online kudu teliti, biar sama-sama enak, antara penjual dan pembelinya.

    BalasHapus
  11. Alhamdulillah tidak pernah kecewa jangan sampai yaa krn selalu baca riview dan score

    BalasHapus
  12. Kalau belanja online mesti hati-hati sih di zaman sekarang karena banyak juga motif macam-macam yang bikin pusing. Kalo aku sih daripada kenapa-napa, lebih suka cari yang penjualannya udah banyak, ada reviewnya, dan star seller kalo di toko orange.

    BalasHapus
  13. Aku tuh suka banget belanja di marketplace karena lebih aman gitu, cuma ya bener kayak tulisan blog ini. Jangan malas baca biar gak salah belanja.

    BalasHapus
  14. Better emang lebih baik belanja di marketplace, baca-baca testimoni bisa jadi kebiasaan sebelum memutuskan masukin ke keranjang, dan sistem pembayarannya juga semacam rekber.. jadi pastinya lebih aman

    BalasHapus
  15. Aku juga pernah ketipuu hhuhu sebel bangett.. tapi ga lewat aplikasi sih.
    Barang yang datang mengecewakan bangett

    BalasHapus

Terima kasih kunjunganya teman-teman :-) Jangan lupa komentar dan Silahkan tinggalkan komentar yang baik-baik saja. No SARA. Syukron Jazakallah

I'm Part Of

I'm Part Of