Ibu kota Baru: Harapan baru Negaraku


Hallo teman-teman, sudah pada dengarkah bahwa Ibu Kota akan pindah? 

Sudah pastinya kan yaaa?? Bahkan jauh sebelum Ibu Kota resmi mau dipindahkan seperti sekarang ini pun, isu-isu Ibu Kota akan pindah sudah santer terdengar. Dikutip dari media online kumparan.com, Presiden Joko Widodo telah menyetujui lokasi pemindahan ibu kota Negara. Adapun lokasi yang dipilih untuk menggantikan Jakarta adalah Kalimantan. Menteri Perencanaan Pembangunan/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro pun juga membenarkan hal tersebut.


Respon masyarakat bagaimana? Ya tentu beragam. Pro dan kontra pasti ada. Tapi eitssss.. jangan ribut dulu donk, kita coba cari tau yuk alasan kenapa Ibu kota harus pindah?

Jakarta tak lagi cocok


Banjir, salah satu permasalahan di Jakarta
(Pict by: @bimzki)

Ada sebab pasti ada akibat. Begitu pula dengan kepindahan Ibu Kota. Tidak mungkin asal pindah saja tanpa adanya pertimbangan kan. Kenapa Ibu Kota harus pindah? Hal itu dikarenakan beberapa faktor. laju urbanisasi, penurunanan air muka tanah, kekurangan air bersih dan keterbatasan lahan hingga kerugian ekonomi akibat kemacetan dan tidak efisiennya Penggunaan bahan bakar yang mencapai Rp 65 triliun di 2017, membuat Jakarta tidak lagi cocok dijadikan sebagai Ibu Kota Indonesia.


Coba dech, kita lihat Kota Jakarta sekarang. Berita banjir dimana-mana selalu menghiasi televise tiap kali turun hujan. Kalau sudah begini dimana coba kita mau mencari keberkahan hujan. Padahal hujan sangat membantu bagi para petani. Namun, kita tentu tidak menyalahkan hujan kan? Beragam carapun sudah dilakukan oleh pemimpin kita dalam menangani masalah banjir ini. namun ya lagi-lagi, kita harus memikirkan dampak masa depannya. Barangkali dengan pindahnya Ibu Kota ke Kalimantan, itu menjadi solusi yang tepat dalam mengatasi kebanjiran di Ibu Kota yang sudah padat merayap.


Kemudian kemacetan. Gimana coba, masyarakat yang mau bekerja atau mengantarkan anaknya sekolah bisa berjalan dengan lancar jika kemacetan terus menghiasi ibu kota? Pergi macet, pulang pun juga macet. Haduhhhh… aku aja nich, nunggu lampu merah berubah jadi hijau saja di Bengkulu sini, udah nggak sabaran. Apalagi di Ibu Kota sana harus menunggu berjam-jam menghadapi kemacetan? Auto pindah tempat tinggal dech aku. Wkwk.. 

Lalu kenapa sich Ibu Kota Negara harus pindah ke Kalimantan?


Pemerintah tentu punya alasan yang akurat kenapa Ibu kota baru yang menjadi pilihan adalah Pulau Kalimantan. Yang jelas, Kalimantan merupakan salah satu pulau di Indonesia yang lebih luas dari Pulau Jawa, tempat dimana Ibu Kota sekarang berada. Penduduknya masih sedikit dan bisa dibilang jauh dari macet. Kita memang tidak tau setelah menjadi Ibu Kota nanti apakah Kalimantan juga bakal ikut macet? Namun setidaknya sebelum kemacetan itu terjadi, pemerintah mungkin sudah mengantisipasi bagaimana agar kelak saat Kalimantan sudah ramai, kemacetan juga tidak ikutan ramai.

Harapan untuk Ibu Kota baru


Indonesia yang sejahtera, adil, dan Makmur harapan kita semua
(Pict by: canva) 

Sebagai masyarakat dan terutama sebagai Mahasiswa, tentu aku juga punya harapan baru untuk Ibu Kota Negara yang sangat aku cintai ini. berharap apabila kelak Ibu Kota Negara sudah benar-benar pindah, semoga semua yang menjadi penyebab Jakarta tidak layak lagi menjadi Ibu Kota tidak terjadi di Kalimantan. Jauh dari banjir, bencana, kemacetan, kekurangan air bersih dan hal lainya. Cukuplah sekali ini saja Ibu Kota Negara pindah. Kalau Ibu Kota Negara pindah kan, otomatis banyak juga para PNS, ASN dan para pekerja lainnya yang ikutan pindah seiring dengan pindahnya semua pusat pemerintahan di Ibu Kota. Padahal bisa jadi mereka sudah nyaman banget bekerja di Ibu Kota Jakarta. Punya keluarga dan rumah yang menetap disana.


Namun apapun keputusan pemerintah, jika itu baik, tentu tugas kita adalah Sami’na wa Atho’na sesuai dengan perintah Allah. mendengar dan taat terhadap perintah pemimpin selagi itu membawa kepada kebaikan.


So, welcome Ibu Kota baru Kalimantan. Dan untuk Jakarta, semoga engkau lekas pulih dari segala hal-hal yang tidak diinginkan. Mau pindah kemanapun  Ibu Kotanya, tetaplah Monas ada di Jakarta. Atau Monas juga ikutan pindah nich? Hehe…


Apa tanggapan dan harapanmu terhadap Ibu Kota baru Negara teman-teman? Sharing yukkk...

3 komentar

  1. Aku termasuk salah satu yang pro dengan gagasan pemindahan ibukota. Semoga pemindahan ibukota dapat terencana dan berjalan dengan baik sehingga apa yang diharapkan dari ibukota baru dapat tercapai.

    BalasHapus
  2. Iya sih Jakarta udah terlalu banyak masalah,, semoga gak ikutan pindah ke ibukota yang baru ya kak..

    BalasHapus

Terima kasih kunjunganya teman-teman :-) Jangan lupa komentar dan Silahkan tinggalkan komentar yang baik-baik saja. No SARA. Syukron Jazakallah