Memasuki Trimester Ke-3


Memasuki Trimester ke-3,

Kata orang, trimester 3 itu adalah masa yang paling sulit setelah trimester pertama. Dan trimester kedua adalah yang paling aman. Eh bukan kata orang. Ini hasil baca-baca artikel seputar kehamilan. Tapi ternyata bener. Meski tak mengalami morning sickness parah di TM 1, Tapi, berat badan (BB) sempat drop. Dari yang awalnya 59 kg jatuh ke 51 kg.

Fix! selera makan hilang. Hanya mau makan makanan dari luar, susu hamil, dan buah-buahan saja. Ditambah suplemen dari bidan. Kalau di fikir-fikir, TM 1 dulu cukup menguras kantong demi perut tetap terisi. Mengikuti selera yang macam-macam maunya. Parahnya selalu pengen makan masakan dari rumah. Masakan yang biasa dimakan saat masih bareng orang tua dulu. Ya mana bisa? Wong jauh, kannn!! Jadi, tahankan! Hanya pernah sekali kesampaian makan gulai khas dari kampung halaman kalau lagi hajatan. Dikirim oleh adek makai jasa paket JNT sehari sampai. Yaitu Gulai Kamaang. Sayur daun talas/keladi muda yang dimasak hingga hancur.

Baca juga: Flashback

Keluhan lainnya di Trimester pertama yaitu keputihan yang meningkat parah. Gatal dan warna agak kuning. Di cek ke bidan katanya kalau tidak di atasi bisa menyebabkan keguguran. Alhamdulillah segera dikasih resep obatnya dan kita beli di apotek. Yaitu Albothil (bukan iklan loh ya!). Dicampur dengan air dan dimasukkan ke dalam miss-v. Huuu.. Tau nggak apa yang terjadi? Keputihannya menggumpal seperti tisu basah atai kertas putih yang dibasahin. Dia keluar sendiri saat aku pipis. Dan beberapa hari sembuh, terus balik lagi. Dan kasih lagi. Begitu terus sampai enakan. Kadang khawatir. Takut obat ini membawa efek samping bagi vagina. Makanya kalau tidak begitu parah dan gatal, nggak bakal aku kasih. Sering-sering aja ganti CD dan jangan sampai area kemaluan lembab karena bisa memicu bakteri (sesuai pesan bidan).

Ini adalah moment saat aku menikmati gerakannya😍

Dan sekarang, sudah memasuki TM ke-3.  Makan meningkat. BB juga jauh meningkat. Udah 60 kg ke atas. Namun, keluhan lainnya yang juga merupakan nikmat yg Allah kasih, sering merasa engap dan ngos-ngosan, merasa perut sangat kencang, sering merasa perut nggak nyaman seperti awal-awal hamil, dll. Ya! aku sadar semua ibu hamil pasti merasakan ini. Bahkan mungkin lebih parah dari yang aku rasakan.

Baca juga: Untukmu yang akan kujumpai

Terus juga Masyallah, geraknya Si Baby Alhamdulillah aktif banget. Kebahagiaan ku saat merasakan gerakannya. Kadang ku ajak ngobrol,

 "Udah bangun, ya, Nak?"

 "Kamu cekukan, ya, Nak?"

 "Kamu lagi apa, Nak?"

 "Duhh kesayangan bunda..!!"

 "Jadi anak yang sholeh/ah, ya, Nak"

Dan terkadang tidur malam hari sambil ngikutin gerakannya dia. Meski tak bisa dipungkiri pula tidur jadi terganggu saking aktifnya dia. Hehee...

Sebagai calon ibu yang baru pertama merasakan ada nyawa di perut, senengnya tak terkira. 

Aku berharap semoga ibu-ibu di luar sana pejuang garis dua, Allah beri kenikmatan yang serupa pula untuk mereka seperti yang aku rasakan. Aamiin.. 

Banyak banget wanita disana yang masih Allah buat dia untuk terus bersabar dalam menanti garis dua. Menanti buah hati. Dan kembali rasa syukur mendera, Allah kasih kepercayaan tak lama setelah kami menikah. Hanya kosong 1,5 bulan.

Lalu selama hamil pula, berupaya bagaimana nanti bisa lahiran normal. Meski ku sadar upaya masih minim. Setidaknya usaha yg baru bisa aku lakukan berdasarkan saran dari teman dan orang tua, seperti:

1. Membangun fikiran yang positif

2. Senam ringan ibu hamil 2 kali seminggu

3.  Sering-sering sujud atau ngelamain sujud,

4.  Sholat sunah seperti Dhuha (Alhamdulillah udah biasa meski ada bolongnya sekali-kali), tahajud (masih berjuang karena sejak nikah nggak pernah lagi bangun tahajud. Hikss)

5. Jalan-jalan kecil (masih sebatas keluar masuk rumah😂, ada niat memasuki 7 bulan mulai rajin jalan pagi tapi belum terealisasi karena malu jika jalan-jalannya diliatin orang. Hehe)

6. Baca-baca artikel seputar ibu hamil dan melahirkan.

7. Sering jongkok (baru mau aku realisasikan), dll

Aku sadar usahaku ini masih kurang banyak. Belum cukup untuk bekal barangkali. Jadi, kalau teman-teman ada saran seputar tips lahiran normal, boleh coret di kolom komentar ya.

Baca juga: Titik Jenuh

Kadang kerap pula menyusahkan suami dengan banyak kerewelan ini dan itu. Berfikir apakah kerewelanku ini efek samping dari hamil? Semoga bukan hanya sebuah alasan saja.

Suami adalah Support System utama selama hamil

Sering menyusahkan suami saat sakit/nyeri terasa, kerap pula membangunkan suami malam-malam meminta beliau mengelus-elus perut agar merasa lebih baikan (FYI, aku merasa baikan kalau perut disentuh suami. Si Baby menjadi lebih tenang dan nyeri perut berkurang).

Aku suka melihat perutku sendiri yang kian membesar😅

Apapun itu, bagaimanapun rasanya, itu adalah kenikmatan yang tiada tara yang Allah kasih. Yang hanya bisa dirasakan oleh wanita.

Sungguh betapa sayangnya Allah ke kita. Apalagi jika ingat sebuah hadits yang mengatakan bahwa,

Selama wanita hamil, malaikat akan senantiasa berdoa bagi kebaikannya.

Minta doa terbaiknyabbuat aku dan baby ya, teman-teman. Terutama biar kami berdua selalu sehat dan bisa lahir secara normal. Aamiin...

#MasyaAllah #Tabarakallah 


14 comments

  1. MasyaAllah mudah-mudahan selalu dalam penjagaan Allah ya mbak. Sehat-sehat ibu, bayi, ayahnya dan keluarga, bismillah selamat menjemput pahala jihad mbaa

    ReplyDelete
  2. Semoga lancar ya mba persalinannya. Kok sama ya, dulu waktu aku ngidam anak pertama juga rindu gulai daun singkong buatan emak tapi gak kesampaian karena jauh. Ngerti deh aku perasaan mba. Hahahaha

    ReplyDelete
  3. Selamat ya mbak...
    semoga terus sehat dan lancar sampai persalinan.
    Doain ya biar aku bisa nyusul jadi bumil, hehehe

    ReplyDelete
  4. Wah sehat-sehat selalu, semoga di lancarkan dan dimudahkan ketika lahiran. Di jauhkan dari pandemi covid. Kayanya mau rewel kaya gimana juga pasti suaminya ikhlas aja kok hehehe

    ReplyDelete
  5. Wah jadi ingat masa2 hamil kemarin, gak terasa ya si bayik di rumah udah usia 14 bulan. Harusnya kemarin aq lebih sering menulis tentang kehamilan biar bisa dikenang. Btw selamat atas kehamilannya ya kak, semoga saat melahirkan nanti diberi kemudahan dan kelancaran ibu dan bayi sehat

    ReplyDelete
  6. Aamiin. Bismillah sehat-sehat selalu ya ibu dan babynya. Smeoga lancar juga persalinannya.

    ReplyDelete
  7. wah kehamilannya masih usia muda ya mba, jadi masih harus hati-hati banget ya, semoga sehat terus ibu dan calon debay nyaa yaaa

    ReplyDelete
  8. Bismillah, semoga senantiasa diberikan kesehatan bagi adek bayi di dalam kandungan, juga ibunya, juga seluruh keluarga terdekat yang setia menemani. Semoga diberikan kemudahan oleh Allah SWT yaa mbak.

    ReplyDelete
  9. Masya Allah selamat menanti anak pertamanya mbak, semoga debay dan ibunya sehat selalu sampai proses persalinan.
    Kata mamahku juga jalan pagi itu bagus banget kalau mau lahiran normal mbak

    ReplyDelete
  10. Aamiin, insya Allah mendapatkan kemudahan dan keinginan tercapai ya mbak melahirkan secara normal, 💕

    ReplyDelete
  11. Pokoknya pas hamil harus bahagiaa ya Mba, sedih boleh tapi harus bisa menghibur diri. Komunikasi juga sama suami harus kompak. Nanti pas lahiran jangan kaget badan sakit2, lanjutkan minum kalsoum dan zat besinya. Menyusui luar biasa menyedot nutrisi ibu

    ReplyDelete
  12. Saya belum punya saran apapun tentang bagaimana usaha agar bisa dimudahkan melahirkan normal. Maklum, saya masih single lady. HEhehe

    Tapi, artikel ini bisa menjadi salah satu pembelajaran saya. Sekalian buat bekal begitu. HEhehe

    ReplyDelete
  13. Sehat terus ya mba....
    Menikmati kehamilan memang rasanya nikmat banget ya mba. Akan selalu beda rasanya di tiap kehamilan...

    ReplyDelete
  14. senangnya udah memasuki trisemester 3. selamat yaa! pengalamanku dulu sewaktu hamil, keputihan tuh menjadi hal yang sangat menakutkan. selain gak nyaman, keputihan juga menyebabkanku melahirkan anak diusia kehamilan 8 bulan. iya, keputihan bikin kelahiran prematur. makanya penting banget buat selalu jaga area kewanitaan supaya gak keputihan. soalnya bahaya banget.

    ReplyDelete

Terima kasih kunjunganya teman-teman :-) Jangan lupa komentar dan Silahkan tinggalkan komentar yang baik-baik saja. No SARA. Syukron Jazakallah

Komunitas Blogger Bengkulu (BoBe)