Beragam Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) Kabupaten Rejang Lebong

 


Hallo teman-teman, udah pernah dengar program KOTAKU kah? Program kota tanpa kumuh. Dengar istilahnya aja udah buat kita berfikir bahwa program ini patut sekali kita beri apresiasi. Sebuah program yang tentu kebermanfaataannya didambakan oleh semua warga. Warga mana sih yang mau desanya dalam keadaan kumuh?  Tentu tidak ada. 

Nah, KOTAKU adalah sebuah program yang dikeluarkan oleh PUPR atau dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat . Manfaat pelaksanaan program KOTAKU di Rejang Lebong ini pun juga sudah dirasakan di sebagian besar lokasi dampingan program yang tersebar di 53 Kelurahan di Kabupaten Rejang Lebong. Beragam kegiatan infrastruktur tersebut juga sudah disesuaikan dengan kebutuhan prioritas warga dalam penanganan daerah kumuh di wilayahnya. Dimulai dari jalan lingkungan, saluran drainase lingkungan, pengelolaan sampah, penyediaan sarana dan prasarana air bersih, dan berbagai fasilitas umum lainnya.

Baca juga: Destinasi Pangubaian Beach

Di Rejang Lebong sendiri, telah dijalankan berbagai program KOTAKU ini dan telah dirasakan manfaatnya oleh warga setempat. Beberapa diantaranya yaitu:

1. Jalan sempit menjadi tempat selfi


Terletak di kelurahan Kampung Jawa, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Berkat kreatifitas warga setempat, jalan yang awalnya sempit, curam, hanya setapak dan tidak bisa dilalui kendaraan roda 4, kini menjadi jalan yang instagramable. Terbukti dengan dijadikannya spot selfi oleh warga karena keindahan lokasinya yang dipenuhi cat warna-warni. Juga dilengkapi dengan jembatan yang kokoh dan anak tangga untuk memudahkan mobilitas warga setempat. 

Baca juga: Olahan Lokan Masyarakat

2. Kelurahan Talang Benih

Kelurahan ini terletak di pusat kota Curup. Kelurahan Talang Benih dulunya terkenal sebagai kelurahan yang memproduksi beras dengan kualitas sangat baik. Hal itu karena dulunya daerah ini sebagian besar area persawahan. Namun seiring dengan berkembangnya permukiman di tengah kota, wilayah untuk sawah pun semakin sempit. Sepanjang area pemukiman, terdapat saluran irigasi yang mengelilingi kelurahan sepanjang saluran. Belum lagi fasilitas jalan rabatnya yang sudah tidak layak. 

Berkat BPM tahun 2021, semua masalah tersebut sudah teratasi. Jalan rabat beton sudah dibangun. 

3. Karang Anyar Berbenah


Melalui program BPM KOTAKU 2021, Kelurahan Karang Anyar membenahi infrastruktur dasar berupa drainase lingkungan dan juga jalan rabat beton. Sepanjang 1.077 meter jalan rabat beton dapat dibangun dan 788 meter drainase lingkungan juga dibangun di Kelurahan Karang Anyar ini. Pembangunan drainase tertutup di sepanjang 788 meter jalan ini membuat jalan menjadi lebih lebar sehingga memudahkan masyarakat dalam beraktifitas.  Kendaraan roda empat juga sudah dengan mudah berlalu lalang. 

4. Rumah produksi gula semut

Melalui BPM 2021, dibangun 1 unit rumah produksi senilai Rp 700.000.000,00. Rumah ini dilengkapi dengan fasilitas produksi berupa mesin-mesin produksi seperti mesin perajang, pengayak, pengering, dll. Selain itu juga dibangun jalan menuju rumah produksi berupa jalan rabat beton. 

Baca juga: 5 rekomendasi tempat buka bersama di Bengkulu

5. Pengelolaan Pupuk Kompos

Ini juga salah satu kegiatan kreatif dan bermanfaat buat warga. Terletak di desa Watas Marga, Kecamatan Curup Selatan, Bengkulu. 

Gedung TPS3R desa Watas Marga ini dibangun dengan menggunakan dana BPM tahun 2019. Awalnya di daerah ini, belum ada upaya pengelolaan bahan sampah meski daerah ini banyak memproduksi limbah sampah yaitu dedak kopi. Sementara dedak kopi terus menumpuk tiap tahunnya sehingga tentu menimbulkan polusi. Sementara kebutuhan warga akan pupuk kompos untuk usaha pertanian juga semakin tinggi. 

KPP TPS 3 R mengelola dedak kopi yang difermentasi menjadi pupuk organik/kompos dengan modal awal Rp 750.000,00. Pada produksi awal, KPP TPS 3 R mampu memproduksi 60 karung ukuran 40 kg dengan 4 orang tenaga kerja. Sementara sejak bulan Mei 2021 telah diproduksi lebih dari 500 karung. 


Nah, itu adalah beberapa kebermanfaatan program KOTAKU dari pemerintah yang tentu berdampak besar oleh warga. Harapannya, semoga program KOTAKU ini makin banyak merambat ke daerah-daerah lainnya sehingga banyak daerah yang terbebas dari kawasan kumuh. Dan semoga program KOTAKU yang telah terealisasi ini dapat pula menjadi contoh untuk daerah lainnya sehingga kian hari kita kian berbenah dan makin maju. Bukankah kalau daerahnya maju, warganya juga makmur?  Sukses terus ya, buat program KOTAKU.. 🤗


8 komentar

  1. kenapa ya kalau denger daerah kabupaten rejang lebong selalu berasa inovatif dan terdepan jika dibandingkan dengan daerah kabupaten lain di Bengkulu? secara yang beginian perlu banget ditiru digalakkan, ATM lah kan program Perumahan Rakyat juga ya kak?

    BalasHapus
  2. Waah keren banget kotamu dek....semoga menginspirasi para pemimpin kota lainnya.

    BalasHapus
  3. Wah, jalannya jadi keren gitu. Kalo foto-foto di sana pasti ketjeh...

    BalasHapus
  4. Kenapa, ya, penataan kawasan kumuh di Indonesia itu, selalu identik dengan cat warna-warni?

    BalasHapus
  5. Bermanfaat banget ya program Kotaku ini. Aku sering loh ke Curup, emang enak banget di sana udaranya sejuk, sangat potensial sebenarnya kawasannya, baik secara industri maupun pariwisata.

    BalasHapus
  6. Semoga bumi ini semakin indah dan tetap berumur panjang ya....
    Spya bisa warisin ke anak cucu

    BalasHapus
  7. program kota ku ini emang keren, bikin kota jadi cantik dan apik yah. banyak taman dan tempat edukasi yang baru

    BalasHapus
  8. nah, semoga setelah dibuat fasilitas kayak gini masyarakat juga ikut menjaga dan menjadikan hal ini sebagai aset bangsa , hehehe

    BalasHapus

Terima kasih kunjunganya teman-teman :-) Jangan lupa komentar dan Silahkan tinggalkan komentar yang baik-baik saja. No SARA. Syukron Jazakallah

I'm Part Of

I'm Part Of