Kenali Perkembangan Motorik Halus dan Kasar Anak Usia 3 Tahun


Hallo semuanya..  Terkhusus para Bunda di seluruh Indonesia, memiiki seorang buah hati adalah kebahagiaan yang tak bisa diuntai denga kata-kata bagi seorang wanita. Mulai saat anak dalam kandungan hingga membesarkannya adalah suatu kebanggaan tersendiri. Apalagi jika bisa terus menyaksikan tiap perkembangan anak disisi Bunda. Setiap kali anak memiliki perkembangan baru, itu seolah menunjukan sebuah keajaiban yang mengagumkan yang dapat bunda saksikan.

Namun tahukah bunda?  Anak memiliki perkembangan motorik halus dan kasar yang berbeda tiap tahunnya.  Ini penting untuk bunda ketahui agar tahu apa saja keahlian-keahlian baru yang anak lakukan.

Perbedaan motorik halus dan kasar

Lalu apa sich perbedaan motorik halus dan kasar pada anak ini?  Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar atau seluruh anggota tubuh yang dipengaruhi oleh kematangan anak itu sendiri. Sementara motorik halus berhubungan dengan kemampuan anak untuk mengamati sesuatu, melakukan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu dan dilakukan otot-otot kecil, serta memerlukan koordinasi yang cermat.

Menurut dokter spesialis anak Widodo Judarwanto, beberapa anak memiliki perkembangan motorik kasar yang baik namun tidak begitu pada perkembangan motorik halusnya. Mereka pada umumnya memiliki kemampuan olahraga yang sangat baik. Sedangkan anak dengan perkembangan motorik halus yang lebih baik, memiliki kemampuan pada bidang yang membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi. Misalnya, bagaimana cara melakukan pewarnaan gambar yang rapi dan tidak keluar garis.

Dan perkembangan motorik anak yang paling penting terjadi pada umur 3-5 tahun. Tahapan ini disebut pula dengan masa "Golden Age". Pada usia ini, anak memiliki perkembangan yang pesat di otak dan selnya.

Perkembangan motorik kasar anak usia 3 tahun

Menurut Kid Sense, di Adelaide, Australia, yaitu sebuah klinik tumbuh kembang anak, pada usia tiga tahun Si Buah Hati biasanya sudah dapat melakukan beberapa gerakan. Yaitu:


1. Mengendarai sepeda roda tiga

Pada usia ini, anak sudah belajar untuk mengkoordinasikan gerakan kaki dan tangan pada waktu bersamaan. Karena itulah ia pun sudah bisa mengendarai sepeda roda tiga.

2. Berdiri dan melompat dengan satu kaki

Pada masa ini, keseimbangan anak makin meningkat. Terutama perkembangan otot punggung dan kaki. Anak pun sudah dapat mengubah arah saat berjalan tanpa membuat kakinya tersandung. Selain itu juga sudah bisa bergerak ganti posisi dari merangkak ke jongkok lalu kemudian berdiri.

3. Menangkap bola besar dengan kedua tangan

Dan di usia ini pula anak sudah bisa mengayunkan tangannya untuk menangkap bola besar. Ia sudah bisa menggunakan kedua tangannya dengan baik.

Kemampuan motorik halus anak usia 3 tahun

Selain memiliki perkembangan motorik kasar, anak juga sudah memiliki perkembangan motorik halus pada saat usia 3 tahun.

Berikut yang dijelaskan oleh organisasi nonprofit yang bergerak dalam bidang pendidikan anak di New York, Amerika Serikat, Understood.org tentang perkembangan motorik halus anak usia 3 tahun:

1. Menggunakan satu tangan saat beraktivitas

Pada masa ini, anak sudah dapat menggenggam benda dengan baik. Ia mulai penasaran untuk melakukan suatu gerakan dengan menggunakan satu tangan. Misalnya saat anak mencoba mengarahkan benda ke posisi tertentu.


2. Belajar memegang pensil dengan baik

Pada masa ini, anak sudah dapat mengendalikan jari-jemarinya untuk menggenggam suatu benda. Ini menunjukkan sebuah perkembangan yang pesat karena sebelumnya anak benar-benar belum mengerti bagaimana cara menggenggam dengan baik. Contohnya memegang pensil.

3. Menumpuk balok mainan hingga 1 tingkat

Kegiatan ini menunjukkan bahwa koordinasi tangan dan mata anak telah berkembang dengan baik. Bunda/ayah sangat disarankan untuk menemani buah hatinya dakam melakukan permainan ini.

Okay, bagi bunda yang memiliki anak usia 3 tahun, apakah perkembangan motorik halus dan kasar anak sudah mulai nampak seperti yang saya sebutkan di atas. Sebaiknya bunda/ayah memantau perkembangan motorik halus/ kasar anaknya ya. Karena kemampuan motorik yang berkembang optimal di usia dini dapat memengaruhi kondisi tumbuh kembangnya di masa dewasa.

Selamat berbahagia menjadi orang tua dan takjub dengan setiap perkembangan anak ya bunda.. 😊



No comments

Terima kasih kunjunganya teman-teman :-) Jangan lupa komentar dan Silahkan tinggalkan komentar yang baik-baik saja. No SARA. Syukron Jazakallah