Rakorwil Forkomnas KPI Se-Sumatera


Assalamu’alaikum wr.wb

Apa kabar ni teman-teman? Semoga selalu sehat yaa.. aamiin..

Hmss… pada kesempatan kali ini aku ingin membicarakan last agenda kita beberapa yang telah lewat. Yaitu acara Rapat Koordinator Wilayah Forum Komunikasi Nasional Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (Rakorwil Forkomnas KPI) Wilayah 4 Se-Sumatera.


Pada tempo hari lalu, di bulan April 2018, kita sudah melaksanakan Musywillub (Musyawarah Luar Biasa) yang dilaksanakan di Jambi. Dikatakan musywillub dikarenakan sudah 3 tahun organisasi Forkomnas ini vakum. Dan sekarang kembali dibangkitkan. Nah ketika agenda Musywillub tersebut, terbentuklah para pengurus wilayah 4 sumatera. Dan lanjut setelah itu, diadakan pula Pelantikan pengurus dan Rakerwil pada bulan Juni yang dilaksanakan di IAIN Curup, Bengkulu. Dan baru kemudian kita adakan lagi Rakorwil yang akan aku ceritakan saat ini.

baca juga: Keluarga Besar Musywillub Forkomnas KPI

Pengen tau gimana kegiatan-kegiatan kita ketika Rakorwil di Bukittinggi, Sumbar? Cekidot!!

Penyambutan



Yaahh.. setelah 18 jam perjalanan dari Bengkulu menuju Bukittinggi yang lewat Linggau, akhirnya nyampa juga pukul 08.00 pagi dan langsung ke menuju kampus. Karena kata salah satu teman kami disuruh dahulu untuk ikut pembukaan di kampus. Baru kemudian beberes ke penginapan. Namun ketika kami cuci muka dang anti pakaian di toilet masjid kampus, panitianya menjemput dan mengajak ke penginapan. Hingga kami masih ada waktu untuk mandi meski tidak ada lagi waktu untuk sekadar istirahat.


 tak lama kemudian kita diinstruksikan menuju kampus karena pembukaan sekaligus seminarnya akan dimulai. Dan ketika sampai di lokasi kita disambut oleh dendang Tambua. Lalu diiringi masuk ke dalam Student Center oleh panitia yang berbaris secara rapi dengan pakaian seragam HMJ nya. Dan tak lupa juga dengan karpet merah. Wahhh.. disini kami merasa diistimewakan sekali. Panitia nya benar-benar total dalam persiapan sambutan. Lanjut kemudian dengan seminar dari 3 materi yang sudah siap sedia.

Hari ke-2



Dan dihari kedua ini, acara inti kita. yaitu Rakorwil. Agenda kita hanya membahas proker-proker yang sudah dijalankan dan yang belum. Yaa secara keseluruhan adalah evaluasi. Apa saja kendala dalam pelaksanaan proker tersebut, dll..


Oya, sebelum proker di hari Minggu tersebut kita melaksanakan senam bersama terlebih dahulu yang dipandu oleh panitia lalu kemudian bergantian dengan peserta.


Tidak ada kendala di dalam pelaksanaan rakorwil ini. berbeda dengan musywil yang memakan waktu banyak sekali. Belum lagi kalau ada sedikit perdebatan. Hmmm… bisa gerah dech. Tapi untungnya di dalam proker ini tidak ada. Hanya sedikit perdebatan saja dan bisa teratasi dengan baik.

Oya yang memimpin Rakorwil ini adalah kami tim BPH. Yaitu Yolawati dari Palembang sebagai Ketua Forkomnas KPI Sumatera. Lalu Ratih dari Jambi sebagai sekretaris. Saya sendiri sebagai wakil sekretaris dan Desriyona sebagai wakil bendahara. Ada yang bertanya, koq wanita semua yang jadi pemimpin rapat? Oh tidakk.. harusnya ada 2 orang laki-laki yang memimpin. Yaitu Sandy Sastra sebagai Wakil Ketua yang berasal dari Linggau dan Harlis Sang Putra sebagai Bendahara umum dari IAIN Curup. Namun berhubung mereka tidak bisa hadir jadinya hanya kita-kita saja yang memimpin.

Hari Ke-3


Nah di hari ke tiga ini adalah agenda Field Trip yang sudah diagendakan oleh panitia dari pagi. Ada beberapa lokasi field trip yang tidak bisa kita kunjungi karena keterbatasan waktu. Dan lokasi-lokasi yang kita kunjungi yaitu Kebun Binatang, benteng Fort De Kock, Jam Gadang (hanya saja waktu itu jam gadang nya sedang diperbaiki), Panorama Ngarai Sianok, Lobang Jepang, dan terakhir tembok cina. Lalu pulangnya diskusi bersama dengan DEMA (Dewan Mahasiswa) FUAD IAIN Bukittinggi. Kalau di kampus kita (UMB), disebut BEM Fakultas. Acara diskusi bersama ini dilaksanakan di rumah makan hits yang ramah mahasiswa yaitu di KAWA INDOMAL. Minumnan kawa nya khas banget dech.

Hari Ke-4


Hari ke-4 tepatnya di hari selasa ini adalah hari penutupan. Sebagai mana biasanya, moment perpisahan adalah moment yang menyedihkan. Selama 4 hari bersama, jalan bersama, makan bersama dan aktifitas lainya. Yapp namanya juga pertemuan pasti ada perpisahan. Cukuplah kita mengenal yang baik-baiknya saja. Dan moment wajib yang harus ada adalah foto. Sebagai bukti kita pernah ada di agenda tersebut pun sebagai kenagan kala ingin bernostalgia.


Dan usai penutupan, tepat jam 12 siang ketika adzan berkumandang, Travel kita jemput. Usai sholat langsung meninggalkan Bukittinggi. Dan sampai ke Bengkulu esok harinya pada pukul 08.00 pagi.

Lumayan melelahkan. Namun bersyukur karena Allah member fisik yang kuat dan sehat. Apalagi diantara kami tidak ada yang mabuk perjalanan.
And finally, Tujuan kita keluar daerah adalah dengan melihat beragam budaya di daerah orang lain. Bertemu dengan beragam sifat manusia, dan tentunya menambah ilmu, pengalaman, pergaulan, wawasan. Agar tak merasa hebat di tempat kita sendiri. Agar tak jadi katak dalam tempurung.

Mungkin ini saja yang dapat aku certain mengenai perjalanan kita kemaren. Barangkali ada yang bertanya-tanya dalam rangka apa ke Bukittinggi dll, pun bagi kemaren yang meminta sharingnya setelah dari Bukittinggi melalui blog.


Semoga bermamfaat ya.. yang pasti bahagia sekali bisa kembali menginjak kaki di ranah Minang. Kota budaya yang terkenal dengan Rumah Gadang, Jam Gadang, Sanjai, dll..

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

4 komentar

  1. seru tuh, kumpul dengan kawan-kawan se Sumatera. biasnya yang seperti ini bakaan diingat sepanjang masa

    BalasHapus
  2. Mantapp. Saya waktu kuliah juga pernah mengadakan acara serupa, sastra jepang se sumatra. Salah satu puncak agenda rutin nya adalah studi banding per tahun.😀

    BalasHapus