Yukk Kurangi Penggunaan Sampah Plastik Mulai dari Sekarang


Siapa disini yang tiap belanja selalu minta plastik hayoooo??

Hmm.. Itu merupakan suatu hal yang sudah biasa ya teman-teman.  Kadang kalau belanja di warung dan dia nggak ngasih kantong plastik, biasanya kita pasti nanya.  "Ada plastiknya mbak?". hehee..

Secara tak sadar, plastik menjadi kebutuhan keseharian kita setiap belanja. Beli apapun pasti dibungkusin plastik. Ya nggak??

Beda banget yaa dengan orang tua jaman dulu , mereka selalu bawa keranjang yang semisal terbuat dari rotan untuk barang-barangnya kalau belanja di pasar.  Belanjapun jadi lebih hemat.
Namun taukah teman-teman bahwa plastik butuh waktu ratusan bahkan jutaan tahun untuk menguraikannya.

Dapat dibayangkan betapa lama dan sudah berapa banyaknya sampah menumpuk dalam tempo yang selama itu jika kita terus menggunakan sampah plastik dan plastiknya tidak di bakar? Bencana lah yang akan kita warisi kepada anak cucu kita nanti .

Belum lagi kemaren aku baca postingan salah satu teman medsos ku bahwa ditemukan sekor ikan paus terdampar dalam keadaan hamil . Dan isi perutnya dipenuhi dengan plastik.  Ya Ampunnnn.. Paus saja bahkan memakan plastik yang di buang orang tak beratnggung jawab ke laut.  Kasihan sekali mereka.

Nahh.. Mengenai hal ini, Alfamart dan Alfamidi mengajak kita untuk mengurangi penggunaan kantong plastik nih teman-teman. Bahkan sejak 1 Maret sudah diterapkan Kantong Plastik  Tidak Gratis alias KPTG. 

So, kita kudu beli dulu kantong plastik dengan harga Rp 200,00 . Namun. Bukan ditekankan ke harga yang 200 rupiah itu yaaa .. Namun lebih kepada tidak memakai kantong plastik dan membawa kantong sendiri dari rumah yang bisa dipakai berulang atau reusable.


Ayo kurangi penggunaan kantong plastik
Di alfamart juga sudah disediakan kantong yang bisa dipakai ulang lo. Dengan harga Rp 3.500- Rp 5.000. Program ini diharapkan mampu menekan dampak negatif plastik yang sangat merugikan. Hal ini seperti yang aku bilang di awal tadi karena plastik adalah bahan yang sukar terurai hingga ratusan bahkan ribuan tahun. Salah satu contoh, pantai dan lautan kini sudah banyak tercemar sampah plastik. Tak hanya itu, bencana alam yang terjadi juga banyak diakibatkan sampah-sampah plastik yang tidak tertangani dengan baik.

Barangnya bisa dimasukkan dalam ransel bagi yang sering make tas ransel
Susah meninggalkan plastik? yapp.. yang namanya suatu kebiasaan memang susah untuk di ubah. namun yakin bisa koq. kita mulai dari sekarang. jika memang tidak bisa sepenuhnya meninggalkan plastik, kita bisa mengurangi hingga akhirnya belajar nggak make plastik lagi.

So, mulai sekarang yuk kita kurangi sampah plastik. demi bumi yang lebih baik untuk anak cucu kita nanti :-)



Tidak ada komentar

Terima kasih kunjunganya teman-teman :-) Jangan lupa komentar dan Silahkan tinggalkan komentar yang baik-baik saja. No SARA. Syukron Jazakallah