Sabtu, 03 Februari 2018

Pahitnya sebuah pengharapan

sumber: google
Pernah berharap kepada manusia?  Pasti pernah?  Bagaimana rasanya jika yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan?  Pahit ya?  Sakit?  Sudah pasti.  Ahh.. Benar sekali kata khalifah Ali bin Abi Thalib, "Aku pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup,  namun yang paling menyakitkan adalah berharap kepada manusia"
sumber: google
Mengenai sebuah pengharapan,  ada sebuah kisah.
Tersebutlah seorang anak desa yang tinggal di desa.  Ia belum pernah menginjak kota provinsi meski usianya sudah 20 tahun.  Namun pada suatu hari,  salah satu dari teman lamanya yg tinggal di kota,  yang dulu 1 SMP ingin mengajak nya jalan2 ke Kota.  Karna temamua tersebut juga tinggal di kota. Betapa bahagia hati gadis ini bisa melihat sebuah kota besar yang barangkali sa ini hanya bisa ia liat lewat TV jadul milik tetangga.  Ia akan melihat gedung menjulang tinggi,  lampu2 malam yg Indah,  orang2 yang beragam,  tempat wisata. Dll yg tidak akan ia dapat di desa.  Berminggu-minggu ia membayangkan itu semuanya.  Namun,  di detik2menjelang keberangkatan,  2 hari sebelum ia berangkat,  teman lamanya mengabarkan bahwa ia tidak bisa menjemput gadis ini dikarenakan ia beserta keluarganya akan berlibur ke luar kota.  Ahh..  Kecewa sudah pasti yg ia rasakan.  Padahl ia sudah sngat berharap.  Namun takda lg yg bisa ia lakukan selain pasrah. Air matapun menetes secara perlahan.  Tak mampu lagi harus berkata apa.  Menyesal karena telah berharap pun tiada guna.. Toh Ia sudah terlanjur berharap.

Benarlah.  Berharap kepada manusia hanya mengundang kepahitan.  Hanya kepada Allah yg pengharapan takan mengecewakan dada.  Seperti Firman Allah dalam Q.S Al-insyirah ayat 8
"wa ilaa robbika farghob'
"dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap."
(QS. Al-Insyirah 94: Ayat 8)

Yaa..  Hanya kepada Allah pengharapan yang paling baik.  Yang tidak pernah mengecewakan hati. Karena janji Allah itu pasti.
Semoga kita senantiasa berharap kepada Allah.  Sekalipun manusia sebagai perantar akan sebuah harapan,  namun pasti kan Allah terlibat disana.  Sehingga ketika yg diharapkan gagal,  maka rasa sakit kita akan terfilter karena harapan kita kepada Allah jauh lebih besar.  Allah pemilik hati manusia.  Allah yang membolak-balikkan hati manusia.. 😊
This entry was posted in

0 komentar:

Posting Komentar