Puasa, Cara Alami dan Sehat Mendetox Tubuh


Hallo semua, apa kabarnya? Semoga semua sehat yaa.. Sehat jasmani dan rohani. Nggak ada toxic dalam diri serta tubuh bebas dari racun yang menyebabkan banyak penyakit.

Eh, ngomongin soal racun nih, pernah nggak sih merasa tubuh kita banyak banget racun dan perlu didetoksifikasi? Mungkin salah satu pertandanya adalah dengan tubuh yang mudah sakit-sakitan. Padahal ada lo cara alami untuk membuang racun dalam tubuh. Yaitu dengan puasa. Yap! Puasa adalah cara alami untuk detox tubuh.

Puasa, sejauh yang saya tau, setiap agama ada puasa dengan caranya masing-masing. Apalagi bergama Muslim. Puasa adalah kewajiban baginya untuk dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Bukan hanya sehari dua hari doank. Tapi 1 bulan penuh. Woww!!! Melatih banget yaa.

Puasa Ramadhan, detox tubuh tahunan

Namun pada intinya, puasa itu bukan hanya menahan lapar dan haus aja. Tapi juga menahan beragam nafsu seperti marah, mengumpat, ghibah, berkelahi, dan lainnya.

Selain puasa 1 bulan penuh di bulan Ramadhan, juga ada puasa-puasa sunnah lainnya. Seperti puasa Ayyamul Bidh dan puasa Senin-Kamis. Puasa Senin-Kamis adalah puasa yang paling umum dan banyak dilaksanakan. Puasa 2 hari dalam 1 minggu. Apakah kamu termasuk yang suka puasa Senin dan Kamis?

Dan ternyata, puasa ini memiliki dampak yang banyak banget lo buat kesehatan. Selain memberi waktu untuk tubuh mencerna dengan baik, juga bisa sebagai toxic seperti yang aku bilang di awal tadi. Bisa membuang racun yang ada di dalam tubuh.

Lalu, bagaimana tubuh bisa melakukan proses detoksifikasi?


1. Diet Sehat dengan Pola Makan Teratur

Pict by: pixabay

Tentu saja puasa adalah salah satu cara untuk diet. Untuk kamu yang punya berat badan berlebih, puasa bisa menjadi pilihan untuk dietmu. Selain sebagai media ibadah, juga sebagai sarana olahraga kan yaa! Saat berpuasa, pola makan kita menjadi lebih teratur. Kita hanya makan di jam-jam tertentu saja secara rutin. Misal saat sahur (pengganti sarapan) di pukul 04.00 pagi dan berbuka (pengganti makan malam) di pukul 18.25 wib sesuai waktu magrib setempat).

Diet dengan puasa lebih bagus lagi diiringi dengan banyak minum air putih dan perbanyak makan sayur dan buah.

Pakar kesehatan asal Amerika, dr. Mehmet Cengiz Oz, juga mengatakan bahwa proses detoksifikasi saat berpuasa memberikan hasil yang lebih baik daripada melakukan jenis diet tertentu.

2. Mengistirahatkan Organ Pencernaan

Memberi kesempatan untuk organ tubuh istirahat

Jika sedang tidak berpuasa, maka tubuh kita akan bekerja terus menerus setiap harinya. Namun apabila kita berpuasa, maka ia memberi jeda waktu untuk istirahat. Selain itu, saat berpuasa organ pencernaan seperti lambung, usus, dan pankreas bekerja lebih ringan dibanding biasanya. Ini dikarenakan berkurangnya asupan makanan yang masuk ke tubuh saat berpuasa.

3. Tubuh Menyerap Lebih Sedikit Radikal Bebas

Pict by: Canva

Radikal bebas ini masuk ke tubuh melalui berbagai makanan yang kita makan. Bahkan terkadang tak terkontrol sehingga banyak radikal bebas yang masuk. Namun saat puasa, seiring dengan sedikitnya makanan yang masuk ke tubuh, radikal bebas juga sedikit pula yang masuk. Apalagi saat puasa biasanya makanan kita cenderung lebih terukur dan bergizi agar tubuh kuat menjalani puasa.


4. Melatih Kesabaran Ekstra

Melatih kesabaran agar fikiran tetap terjaga

Saat berpuasa, bukan hanya menahan dahaga dan lapar, namun hal yang paling diuji adalah melatih kesabaran. Ini penting banget untuk membuang toxic di hati dan diri. Selain itu bukan hanya tubuh yang perlu di detoks, tapi fikiran pun juga. Melatih kesabaran sama dengan melatih fikiran agar tetap positif. Kita mesti sabar dalam mengelola emosi. Saat kita bisa melatih emosi menjadi lebih stabil, keadaan fikiran pun menjadi lebih ringan dan tubuh menjadi lebih rilex.

5. Meningkatnya Produksi Hormon Endorfin

Hormon endorfin=hormon kebahagiaan

Hormon endorfin sering juga disebut hormon bahagia. Pernah nggak saat berpuasa kita merasa jadi lebih semangat, sehat dan bahagia? Ini disebabkan oleh hormon endorfin dalam tubuh. Apalagi saat berpuasa hormon ini menjadi lebih meningkat dibandingkan biasanya. Bukan hanya itu, meningkatnya hormon endorfin juga akan membuat daya kognitif, kesehatan mental, dan kewaspadaan menjadi lebih bertambah. Dengan kita berpuasa, racun yang tersimpan dalam lemak terpecahkan dan dikeluarkan oleh tubuh melalui keringat. Ini membuktikan bahwa puasa adalah cara efektif untuk mendetoksifikasi racun yang ada di dalam tubuh.

Pict by: pixabay

Nah, itulah tadi kenapa puasa dapat menjadi pilihan cara sehat dan mudah untuk mendetoks racun di dalam tubuh. Selain untuk ibadah yang mengandung kebaikan buat tabungan di masa yang lain nanti, juga baik untuk di masa sekarang. Yaitu untuk kebaikan tubuh agar tetap fit.
Racun bisa keluar melalui keringat

So, beruntunglah mereka yang sudah rutin menjalani ibadah puasa dan yuk belajar bagi yang belum nyobain puasa Senin-Kamis. Namun, jika belum sanggup juga, setidaknya jangan sampai melewatkan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh sebagai kewajiban kita kepada Allah serta juga sebagai hak tubuh untuk bisa beristirahat yang kebaikannya adalah untuk diri kita sendiri.

No comments

Terima kasih kunjunganya teman-teman :-) Jangan lupa komentar dan Silahkan tinggalkan komentar yang baik-baik saja. No SARA. Syukron Jazakallah

Komunitas Blogger Bengkulu (BoBe)