Catatan Di 2022 dan Resolusi 2023


Aku harus berterima kasih banyak untuk tahun ini. Karena setidaknya di tahun ini jauh lebih bersahabat dibanding tahun sebelumnya di 2021.

Dimana di tahun itu, lebih banyak luka, duka, dan air mata.

2022 memang lebih bersahabat. Itulah catatan singkat yang dapat aku simpulkan.

Keluarga

Di awal tahun ini, aku berada di fase mengurus anak yang sedang aktifnya. Aku masih menikmati fase menyusui anak lelaki pertamaku. Aku masih menikmati peranku menjadi ibu rumah tangga dan juga tetap aktif menulis.

Blogging

Dalam hal penulisan, di tahun 2022 ini catatan tulisan blog ku setidaknya lebih banyak di banding tahun 2021. Dapat dimaklumi karena 2021 ya emang banyak dramanya tadi. Namun meski begitu, aku masih belum puas. Karena targetku ingin mencapai lebih dari itu. Ini saja campur original dengan yang tidak. Jadinya kurang puas aja pokoknya.

Pekerjaan

Di akhir tahun ini, di tutup lebih manis juga dibanding sebelumnya dalam hal pekerjaan.

Karena resmi di November lalu, aku mendapatkan pekerjaan yang pas sesuai rekomendasi suami. Dan itu artinya aku sudah menerima gaji pertama sebagai pekerja. Akhirnya setelah lama vakum bekerja dan fokus ke keluarga, sekarang tiba saatnya aku kembali berkembang. Berkarir seperti masih gadis dulu. Jadi Nengsi yang super aktif dan lincah. Ahh rindu sekali pokoknya.

Bisnis

Beberapa bulan terakhir, aku malah jadi hobi postang-posting jualan di FB. Berawal dari aku yang ingin beli barang di toko orange tapi ongkirnya mahal, jadi aku posting lah dengan menaikkan harga untuk menutupi ongkir. Dan ternyata itu jadi batu loncatan di tahun ini. Postang-postingnya berkelanjutan sampe sekarang.

Sebenarnya ini bukan pertama aku ng-olshop. Waktu kuliah dulu juga. Hanya saja media dan pasarannya berbeda. Kalau kuliah pasarannya teman sesama mahasiswa. Dan medianya adalah whatsapp. Kalau sekarang pasarannya teman FB terutama masyarakat di kecamatan ku itu. Medianya juga lebih banyak di FB.

Baca juga: Resolusi 2022

Dan pasaran ku pun mulai meluas di tengah masyarakat. Aku pun mulai dikenal si tukang olshop. Fb ku yang biasanya hanya berisi curhatan, lifestyle, atau endorse-an sekarang di tambah lagi dengam bisnis olshop. Makin gado-gado lah dia. Wkwk..

Tapi gpp, dari sini, aku bisa memperluas silaturahmi. Aku jadi banyak tau dengan orang, jadi tau dengan rumah orang berkat rutinitas COD-an. Olshop aku juga lancar. Tidak banyak drama tagih-menagih hutang dan semacamnya. Karena sebisa mungkin berusaha menghindari ini demi hubungan baik dengan seksama.

Keuangan

Alhamdulillah banget, kondisi di tahun ini juga lebih baik dalam hal keuangan. Senpat drop karena ada hutang di beberapa teman kerjanya suami juga dengan yang lain. Namun di akhir tahun kami mampu melunasinya. Dibantu dengan suami cukup sibuk sehingga ada uang lemburnya, dibantu dengan kegiatan ngolshop yang untungnya tidak seberapa tapi setidaknya bisa beli barang gratis dari keuntungan penjualan, juga dari hasil blogging yang masih aku tekuni. Ntah nikmat mana yang aku dustakan.

Alhamdulillah semua hutang di tahun ini lunas kecuali hutang bank dan kredit motor yang memang tiap bulan rutin di bayar.

Suami bilang, "Utamakan bayar hutang terlebih dahulu baru yang lain biar kita lega dan rezki kita lancar."

Ibadah

Ini juga menjadi catatan karena hal ini tidak bisa disepelekan. Apapun yang terjadi di dunia, semua berkat campur tangan Tuhan. Beribadah juga bukan untuk Tuhan. Tapi untuk diri sendiri. Karena kita yang butuh akan Tuhan. Bukan Tuhan yang butuh kita, sehingga dalam hal ibadah harus di utamakan juga.

Banyak catatan kurangnya ibadah di tahun ini. Pun di tahun sebelumnya semenjak aku menikah terutama setelah jadi Ibu. Namun jika bukan karena mengurus suami dan anak adalah ibadah, mungkin aku sudah berputus asa dari ini. Karena merosot jauh dibanding masih gadis dulu.

Tapi sejak jadi istri dan ibu, semua yang aku lakukan di rumah adalah ibadah. Membuatkan suami, anak, dan mertua makanan untuk mereka bekerja adalah ibadah. Menyusui anak adalah ibadah. Melayani suami adalah ibadah. Ya! Bakti ku adalah ibadah sekarang. Bukan semata-mata karena tahajud saja, atau puasa saja, atau tilawah dan ngafal qur'an saja. Ya beginilah caraku menyemangati diri. Karena jika diuraikan lebih detail lagi, bakal lebih panjang pastinya.

Resolusi 2023

Besok, resmi 2023 dimulai..

Seperti tahun sebelumnya, aku pun akan membuat resolusi manis di tahun ini yangmana resolusi harus bisa aku wujudkan.  Namun tetap ada di antaranya campur tangan Tuhan. Apa aja? Cek it out!

Menulis 2 kali seminggu (kondisional)

Resolusi menulis
Resolusi ku tiap tahun biasanya selalu ada perkara tulisan ini. Namun tetap kadang selalu saja ada kendalanya. Tapi aku tidak menyalahkan diri sendiri atas tidak tercapainya target. Karena ada beberapa kendala yang memang belum sempat mewujudkan itu.

Baca juga: Target Blogging 2019

Namun di tahun ini, aku akan berusaha semaksimal mungkin menyempatkan menulis di tengah kesibukan yang lain. Baik online mau pun offline.

2 kali seminggu itu sebenarnya terlalu muluk mengingat aku juga mesti ikut mensupport tulisan ini dengam rajin BW dan Medsos Walking. Belum lagi aku rajin ng-olshop, ngurus anak, masak di rumah, dan bekerja di luar.

Kalau kata suami, "Kamu bukan wonder woman" Hehe.. Bener banget! Nggak semua hal bisa aku kerjakan sekaligus. Itulah kenapa aku lebih sering memaklumi diri jika tidak tercapainya target.

Garis 2

Kalian kaget nggak dengar resolusi ini? Nggak ya? Biasa aja? Hehe. Yah! Keinginan pengen program lagi ini sudah lama aku utarakan ke Suami. Mesti begitu, di hati kecil ku aku tetap ingin memberi jarak anak pertama ini agak jauh dikit dengan harapan semoga anak kedua nanti bisa lahiran normal. Kenapa sih pengen banget lahiran normal?au SC dan normal kan sama aja.

Betul! SC dan Normal emang sama aja. Aku ingin lahiran normal karena peluang memiliki banyak anak itu lebih besar. Aku pengen punya anak 5. Ups. Hehee.. Tapi kalau SC, maksimal itu punya anak 3. Itu pun rentan juga buat kesehatan ibu. Itulah alasan utamanya kenapa aku sangat berharap bisa lahirin normal. Namun jika Tuhan tidak mengizinkan juga gak apa.  Mungkin Allah tidak mengizinkan aku punya banyak anak. Mungkin Allah punya rencana lain. Allah tau kemampuan ku. Termasuk kapasitasku dalam merawat, membesarkan, dan memberi pendidikan terhadap anak-anakku nanti. Allah Maha Tahu mana yang terbaik untuk hamba-Nya.

Moga aja di tahun ini tercapai cita-cita untuk mendapat garis 2 lagi. Aamiinn

Ibadah

Simple
aja. Di tahun ini, aku ingin ibadah lama yang aku rutinkan dipertahanin bahkan bisa lebih konsisten lagi. Terus di tahun 2023 nanti, aku pengen waktuku dihabiskan oleh menunggu. Menunggu waktu sholat tiba. Aamiinn

Jadi itu beberapa catatan dan sedikit resolusi 2023 nanti. Bantu do'anya aja ya yang terbaik buat aku dan buat kita semua.
Aamiinnn Ya Rabbal 'Alamiinn..

Flashback 2021

Oya, memasuki 2023 ini ntah mengapa aku jadi baper dan kembali flashback masa sulit di 2021 lalu.

Dimana aku harus menggendong anak yang masih 9 bulan saat bolak-balik mengurus suami yang sakit dan dioperasi di Bengkulu.

Dimana aku sibuk mengetik di HP. Bkan karena pekerjaan. Tapi karna sibuk mncari pendonor darah yg cocok untuk suamiku sebanyak 6 kantong.

Baca juga: Masalah ruam popok anak

Dimana aku sibuk membujuk bayiku yang menangis sementara hatiku sibuk menyabarkan diri sendiri agar butiran air mata itu tak turun.

Dimana aku menangis di pojokan tangga rumah sakit jam 10 malam tiada yang tau karena merasa lelah. Ntah dengan diri sndiri, ntah dg keadaan. Aku berada di persimpangan keraguan. Ini kah tanda cinta Tuhan padaku? Atau tegurannya atas dosa yang barangkali aku tak sadari. Kenapa rasanya hidupku begitu banyak batu runcing (fikirku saat itu)

(Bahkan membayangkan keadaan ku saat itu saja aku mewek, betapa menyedihkannya aku diwaktu itu)

Aku bahkan nyaris kehilangan suami di tahun itu pula akibat perdarahan hebat pasca operasi😢. Fikiranku melayang jauh. Bagaimana akan ku langkahkan kaki jika hal buruk itu trjadi.

Tapi Tuhan sayang. Aku slalu percaya dg kuasa-Nya. Bahwa Innama'al usri yusraa. Sesungguhnya setelah kesulitan itu pasti ada kemudahan.

Tiada yang sungguh memahami akan sedihku selain dari aku sendiri.

Terimaksih ya Nengsi tlah melwati semua itu dg hebat! Aku bangga padamu!

Namun harus ku akui. Tiada tahun yang buruk. Semua memiliki arti dan makna yang dalam untuk ku selami.

Tahun berapapun itu, semoga aku selalu bersahabat dengan diri sendiri, dengan keadaan, dengan lingkungan, dengan takdir hidup. Pahit atau manis yang akan kujumpai.

Terimakasih untuk setiap tahun yang aku lewati🥰

21 komentar

  1. Alhamdulillah.. di tahun 2022 semua sudah membaik ya, Mbak. semoga tahun 2023 semakin membaik lagi. Aamiin. Resolusi saya di tahun 2023 agar terus sehat dan lancar rezeki. Aamiin.

    BalasHapus
  2. Semoga resolusi 2023 tercapai semua ya, Mba. Terutama untuk nambah momongan yang sudah direncanakan. Aku sekarang tinggal nunggu HPL, rezeky dari Tuhan yang tidak direncanakan. Tapi, hadirnya buah hati memberikan kebahagiaan tersendiri.

    BalasHapus
  3. Semoga resolusi tahun 2023 tercapai yaa...Nanti dievaluasi deh di akhir tahun. Kayak ujian aja ya...Btw, ikut terharu baca Flashback 2021. Sehat-sehat ya semua.
    Aku belum ada nih Resolusi Tahun 2023...

    BalasHapus
  4. Di tahun 2022 banyak sekali kenangan dn masalah yg datang, smga di tahun yg sekarang bisa lebih baik dn dilancarkan sgala urusan. Aamiin.

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah, Mba Nengsi bisa memulai tahun 2023 dengan bekerja dan jadinya bisa asik berkarir seperti semasa gadis dulu. Semoga impian untuk bisa dapat garis dua lagi bisa terwujud juga ya.

    BalasHapus
  6. Semoga tahun 2023 segala resolusi yang sudah dibuat bisa tercapai. Dan diberikan kemudahan untuk menjalani semuanya. Aamiin

    BalasHapus
  7. semoga resolusi nya untuk tahun 2023 tercapai ya..

    BalasHapus
  8. Kita sama mbak, 2021 penuh tangis dan kedukaan. Alhamdulillah mulai disembuhkan oleh 2022. Semoga di 2023 ini kita semua semakin baik lagi dan bisa menjalani semuanya dengan indah ya

    BalasHapus
  9. Selamat mba karena 2022 telah berhasil terlewati dengan banyaknya tulisan, total ada 52 yaa kerenn
    Saya aminkan dan ikut berdoa untuk resolusi tahun 2023 semoga bisa terpenuhi yaa terutama yang garis 2, hehe
    Dan semoga bisa melahirkan normal nantinya

    BalasHapus
  10. Hidup memang berproses ya. Dan tidak ada sesuatu yang terjadi secara instan. Bisa jadi kehidupan yang melingkupi kita setiap tahunnya berbeda. Namun apapun yang terjadi jangan sampai kufur nikmat. Kita harus tetap bersyukur dalam kondisi apapun. Dan tetap bersemangat dalam menggapai resolusi yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

    BalasHapus
  11. Aku juga pengen lebih rajin nulis organik nih mba wkwkwk. Semoga bisa juga nih konsisten. Semoga bisa meningkatkan ibadah juga. Ngga mulu2 sih resolusinya. Btw, semoga segera garis dua lagi ya mbaa.

    BalasHapus
  12. Resolusi yang bagian garis dua mah gak kaget daku kak, ikut seneng malah. Sambil bantu mengaminkan semoga apa yang menjadi resolusinya kak Nengsi tercapai semua aamiin

    BalasHapus
  13. Selamat tahun 2023 mbak nengsi, selamat menjadi ibu bekerja kembali ya mbaa...pokoknya sukses selalu...

    Aku baca ketika suami mb nengsinsakit ikut deg2an, pasti rasanya nano nano Alhamdulillah bisa dilewati ya mbak.

    BalasHapus
  14. Semoga resolusi 2023 nya bisa tercapai ya mbak
    Aku di 2023 ini cuma ingin sehat
    Sehat badannya, sehat relationship nya dan sehat dompetnya

    BalasHapus
  15. Semoga keinginannya di 2023 ini dapat terwujud ya Mbak. Saya doakan juga semoga tahun ini Mbak bisa diberi amanah dan melahirkan secara normal

    BalasHapus
  16. ga berasa ya udah 2023 lagi ya mba, semoga kita semakin membaik ya di tahun 2023 ini, dan semua keinginan kita semuanya dapat tercapai dengan mudah dan lancar, sehat dan bahagia

    BalasHapus
  17. MashaAllah..
    Semoga di tahun 2023 semuanya semakin lancar, doa-doanya ijabah dan yakin kalau Allah memberikan yang terbaik untuk hambaNya.

    Kak Nengsi tabah dan kuat banget..
    Berhasil melewati ujian di 2021 dan bismillah untuk 2023.

    BalasHapus
  18. Selalu ada campur tangan Allah dalam setiap detik yang terjadi dlaam kehidupan kita. Btw, untuk kelahiran ini, mungkin banget kok mbak berpeluang lahiran normal. Kemarin tetanggaku direncanakan lahiran SC, karena katanya pinggulnya sempit, eh ternyata, bisa normal dengan mudah mbak. Semoga resolusinya tercapai ya, mbak. Aamiin

    BalasHapus
  19. semoga apa pun resolusinya bisa terealisasi. yang penting jangan lupa bahagia

    BalasHapus
  20. Wah, semangat kak Nengsi semoga goal punya anak lima hahaha. Semangat buat pekerjaan barunya juga ya dan yuk jalani 2023 dengan lebih baik di segala hal.

    BalasHapus
  21. Alhamdulillah tahun 2022 terlalui dengan baik dan tetap semangat menyongsong 2023 ya, Kak. Dan semoga semua resolusi serta impian di 2023 bisa terwujud.

    BalasHapus

Terima kasih kunjunganya teman-teman :-) Jangan lupa komentar dan Silahkan tinggalkan komentar yang baik-baik saja. No SARA. Syukron Jazakallah

I'm Part Of

I'm Part Of