Mengapresiasi Diri Sendiri


Hay, hari ini kita kan berbicara tentang apresiasi. Masih dalam rangka bercerita selama 30 hari.  Sebenarnya ini tema hari kemaren dari admin @30haribercerita, Namun mau posting semalam jaringan sedang lelet, jadi maafkan atas keterlambatan saya ini. Huhuu..

Berbicara tentang apresiasi, tentu banyak hal yang perlu saya apresiasi untuk hidup saya. Banyak sekali. Sehingga saya tidak bisa menyebut secara khusus orangnya untuk saat ini. Banyak sekali orang-orang yang ada di belakang saya hingga saya bisa berdiri tegak nan kokoh seperti sekarang ini. Bahkan sejak kecil, banyak tangan yang telah menopang saya. Tiada kata lain selain dari ribuan terimakasih dan do'a yang saya langitkan kepada Allah agar orang-orang tersebut selalu diberi Rizki yang murah, badan yang sehat, anak yang sholeh/sholehah, serta dimudahkan segala hajat dan urusannya. Aamiin..

Dan untuk hidupmu, lantas siapakah orang yang paling patut kamu apresiasi?  Orang itu adalah DIRI KAMU SENDIRI. Seseorang pernah membuat daftar nama motivator terbesar di Indonesia bahkan di Dunia. Namun ia mengosongkan nomor urut 1. Kenapa?  Karena nomor 1 itu adalah diri kita sendiri. Kita lah yang mengisi nomor urut 1 tersebut. Benar. Motivasi dari orang lain itu perlu. Penting. Namun sayang, jangan lupakan dirimu sendiri. Kamulah yang harus memotivasi dirimu sendiri. Sebesar apapun motivasi di luar, kalau kamu tidak punya keinginan untuk maju dan berkembang, maka semua motivator hebat itu akan lewat dengan percuma. Namun, jika kamu tidak mengenal semua motivator, cukup dirimu sendiri, dan tentunya doa orang tua terutama Ibu, itu sudah lebih dari cukup.

Jadi, mulai sekarang marilah kita sama-sama mengapresiasi diri kita sendiri. Apa yang akan kita beri kepada diri kita hingga mampu bertahan sampai sejauh ini. Barangkali tubuhmu ingin dimanja, ingin disayang, ingin sesuatu yang berbeda, maka berusahalah mewujudkannya dalam rangka mengapresiasi diri sendiri.

Bersyukur akan dirimu. Terima kamu apa adanya, cintai dirimu. Maka saya rasa itu juga sudah dalam bentuk mengapresiasi diri sendiri. Menghargai diri sendiri.

Kalau kamu, sejauh mana kamu sudah mengapresiasi diri sendiri?

Love your self.. 🙂

25 komentar

  1. Terimakasih ya mbk sdah ngasih tw.
    Kalau Reti mbk misalnya Reti bisa Istiqomah dg diri Reti sndiri dalam mengerjakan sesuatu.reti kasih hadia buat Reti sendiri MBK. Itupun Reti tw dari mbk heheh. Masih ingatkan mbk waktu mbk ngasih tw ke Reti heheh.mksih banyak loh mbk .waktu Reti ngajari adek2 di dad Reti kasih tw yg mbk bilang ke Reti mbk .sama mereka juga baru tw.
    Dan smngt terus untuk mbk.sehat selalu ya mbk.

    BalasHapus
  2. Salut banget yang ikutan 30 hari bercerita, semuga lancar ya kak. Aku sering mengapreasi diri sendiri kak. Kadang bikin reward sendiri juga wkwkwk. Misalkan ada naskah yang dmuat di media gitu, nanti honornya aku belikan baju, makan sama anak-anak atau yang bikin hepi.

    BalasHapus
  3. Bener mb, apresiasi untuk diri sendiri itu memang perlu. Apalagi sudah sejauh ini bekerja keras baik di dunia kerja maupun dunia blogger, harus bisa menyenangkan diri supaya bisa menjadi motivasi sekaligus semangat dalam menjalani kehidupan.

    BalasHapus
  4. Ada masa-masa aku ngasih penghargaan untuk diriku sendiri, makan enak, me time, traveling, merawat diri, semuanya dalam bentuk self-love. Tapi sulit untuk konsisten untuk mencintai diri sendiri, terkadang ada masanya kecewa sama diri sendiri saat sedang gagal dalam suatu hal. Terima kasih mbak, artikel ini kembali mengingatkan bahwa mengapresiasi diri itu sangat penting.

    BalasHapus
  5. Masih belajar mengapresiasi diri sendiri yg ga kunjung berhasil, hiks. Apalah aku yg suka merasa ga berguna sebagai ibu, perasaan letih yg ga diapresiasi dengan baik itu lama2 bikin toksik. Subhanallah. Huhuhu. Baiklah, akan belajar mengapresiasi diri dengan baik supaya mudah menularkan kepada anak. Thank u mba Nengsih

    BalasHapus
  6. Saya biasanya untuk mengapresiasi diri, dengan melakukan hal yang saya suka kak atau memiliki sebuah barang yg sudahb tertarik dari dulu untuk dimiliki...

    BalasHapus
  7. Benar sekali, Mbak Nengsi. Sebelum mengapresiasi orang lain, paling utama mengapresiasi diri sendiri ya, Mbak.
    Makanya saya selalu memberi bonus pada diri saya sendiri. Misalnya, kelar menulis, boleh makan bakso dan es buah. Capai target seminggu, boleh jalan-jalan. Kerjaan kelar, beli barang yang lama diincar dan memang dibutuhkan. jadi insya Alllah akan semangat terus hehehe.

    BalasHapus
  8. Mulai pertengahan tahun lalu aku akan kasih apresiasi utk diri sendiri dengan cara nulis surat cinta singkat dan ditempel di dinding. Gak cuma apresiasi, aku juga nulis self-achievement. It does work!! Healing bgt tau..

    BalasHapus
  9. Sebenarnya banyak hal yang perlu diapresiasi dari diri kita sendiri... contohnya pas orang-orang pada kena flu tapi kita sendiri nggak ketularan, mesti apresiasi tuh imunitas tubuh sendiri, hehe.

    BalasHapus
  10. Mengapresiasi diri sendiri itu perlu supaya bisa tetap semangat melanjutkan tantangan berikutnya. Jangan lupa ucapkan terima kasih pada diri sendiri karena telah bertahan berjuang bersama, hehe

    BalasHapus
  11. banyak cara untuk mengapresiasi diri sendiri adalah dengan taat beribadah dan melakukan kebaikan untuk sesama makhluk hidup itu menurut saya. karena percaya lah kita juga harus di manja diri sendiri setelah melakukan aktifitas yang penuh dengan kesibukan sehari-hari hehe

    BalasHapus
  12. Saya setuju bahwa motivator terbesar adalah diri kita sendiri. Sebelum menyayangi orang lain, sayangi dlu diri sendiri. Sebelum memotivasi yg lain, motivasi & semangati dlu diri kita. Apresiasi thd diri sendiri akan melahirkan kekuatan baru dlm diri yg sebelumnya tidak kita sadari.

    BalasHapus
  13. Memang apresiasi bagi diri sendiri itu penting banget ya kak, biar lega dan biar gampang mengikhlaskan. Aku juga masih belajar biar nggak terlalu memaksakan diri sendiri

    BalasHapus
  14. Saya biasanya mengapresiasi diri sendiri ketika telah berhasil atau habis melakukan sesuatu sehingga apresiasi tersebut sebagai bentuk untuk refreshing serta bersyukur karena dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut

    BalasHapus
  15. Terima kasih banyak sudah menuliskan tentang ini. Terima kasih.

    Terima kasih juga untuk Acha, diriku sendiri, karena telah mau berjuang sejauh ini walau kadang nangis, tapi akhirnya kamu latihan untuk menjadi tangguh.

    BalasHapus
  16. Menang ini penting banget deh. Tapi seringkali kita lupa untuk melakukan hal simpel ini ya

    BalasHapus
  17. Benar juga yah, motivasi itu bukan hanya datang dari luar. Tapi justru motivasi terbesar itu datangnya dalam diri kita sendiri ya Mbak. Dikasih motivasi juga kalau kita nggak beraksi sama sekali ya sama saja. Jadi intinya ada di diri kita juga.

    BalasHapus
  18. Wah sama banget sama yang aku share buat #30HBC ku hehe.. bener banget Kita kadang lupa mengapresiasi diri sendiri .. padahal mengapresiasi diri sendiri sama Aja bersyukur atas kehidupan yang telah Allah beri.

    BalasHapus
  19. Kalau saya memang punya kebiasaan mengapresiasi diri sendiri setiap ada satu progres yang bisa saya selesaikan dengan baik. Memang hasil progres itu kadang ya sesuai harapan, kadang ya tidak. Tapi dengan berhasil menyelesaikan satu saja pekerjaan, itu sudah luar biasa dan pantaslah diri sendiri diberi hadiah. Jenis hadiahnya bisa macam-macam, tergantung budget yang tersedia juga sih dan sesuai dengan kebutuhanku atau tidak

    BalasHapus
  20. Yups benar sekali, kita harus menghargai diri sendiri dan tentunya memberikan waktu bagi diri sendiri adalah bentuk aku mengapresiasi diri sendiri... Jika bukan kita, siapa lagi

    BalasHapus
  21. Keren Mbak idenya, menginspirasi sekali. Seoertinya patut dicoba. Dan memeng oerlu banget ya mengapresiasi diri sendiri.

    BalasHapus
  22. Apresiasi diri bagi saya juga merupakan hiburan untuk diri sendiri. Banyak hal sih bentuk apresiasi diri itu. Yah hal yang nyaman dan menyempatkan "me time" juga masuk sebagai apresiasi diri, hehehe

    BalasHapus
  23. Data pribadi
    negara Indonesia
    Nama: Arif Hidayat
    Alamat: Jl.ds.lamangkona tawaeli
    Sudah dua tahun sekarang saya telah memberikan kesaksian tentang bagaimana saya meminjam Rp30 juta dari AVANT Loan Company dan beberapa orang meragukan saya karena tingkat penipuan online. AVANT Loan telah memberi saya satu hal lagi untuk tersenyum karena setelah menyelesaikan angsuran pinjaman bulanan yang saya pinjam sebelumnya, saya memohon kepada Ibu Deborah bahwa saya ingin pergi untuk ekspansi bisnis lebih lanjut sehingga saya menyerahkan tambahan Rp250 juta setelah melalui proses hukum saya. pinjaman disetujui oleh manajemen mereka dan saya menerima pinjaman saya dalam waktu kurang dari 2 jam di rekening bank BCA saya. Saya tidak memiliki tantangan dengan bank karena Bu Deborah dan tim manajemen pinjaman terbatas Avant telah dianggap sebagai pemberi pinjaman yang sah baik di Amerika Serikat, MALAYSIA dan INDONESIA, sehingga tidak ada masalah sama sekali.
    Untuk pinjaman apa pun, saya sangat merekomendasikan Avant Loans Limited hari ini dan selalu
    e_mail: [avantloanson@gmail.com]

    WhatsApp: +6281334785906

    Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh.

    BalasHapus
  24. Nobody even knows, how important is to appreciate and love yourself. If you manage to love yourself, you will see how world, around you, will change.

    BalasHapus

Terima kasih kunjunganya teman-teman :-) Jangan lupa komentar dan Silahkan tinggalkan komentar yang baik-baik saja. No SARA. Syukron Jazakallah