Afatul lisan (Bahaya Lisan)

 Sabtu, 17 maret 2018

pict by: Pixabay
Dengan lisan, kita bisa masuk surge. Dan dengan lisan juga, kita bisa terjerumus ke dalam neraka. Maka berhati-hatilah terhadap lisan

Adapun beberapa lisan yang berbahaya yaitu:
1.      Ungkapan tidak berguna.
Perempuan itu memang kodratnya cerewet. Oleh karena itu,perempuan lebih baik memperbanyak baca al-qur’an di banding bicara.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أًوْ لِيَصْمُتْ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ
[رواه البخاري ومسلم]
Dari
Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.”  (Riwayat Bukhori dan Muslim)
2.      Bicara berlebihan
Jadi bicara seperlunya saja.
3.      Ungkapan yang mendekati kebatilan/maksiat
Misalnya kata-kata yang agak mengarah ke hal negative/kotor
4.      Debat
Jikapun harus berdebat, maka berdebatlah pakai akhlak dan jelas apa yang diperdebatkan. Jangan memperdebatkan hal-hal yang tidak berguna/tidak karuan (debat kusir). Dan jangan pula mendebatkan hal-hal yang bersifat khilafiah.
5.      Bercanda
Jika pun suka bercanda, lihat situasi dan kondisi. Jangan bercanda tatkala orang yang diajak bercanda sedang tidak ingin bercanda. Jangan sampai canda kita menyakiti hati kawan. Dan jangan pula tertawa terbahak-bahak/ berlebihan
6.      Ungkapan yang menyakitkan
7.      Bernyanyi dan bersyair
Ini berbeda pendapat para ulama. Jika mendengar music/lagu, jangan berlebihan apalagi melalaikan. Jikapun suka music, sukalah sekadarnya saja. Dan jangan dengarkan music yang bermakna menyekutukan Allah. Dengarkan music yang berisi nasehat-nasehat misalnya nasyid. Namun akan lebih baik kita kita membaca Al-Qur’an saja ketimbang mendengarkan music. Begitupun dengan menonton TV
8.      Melaknat binatang/ tumbuhan, apalagi manusia
Misalnya ketika kita mau makan, namun lauk kita satu-satunya dimakan oleh kucing, maka jangan sekali-kali melaknat binatang tersebut.
9.      Berbohong/ mengumbar rahasia
QS. Al-Hujurat: 12
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”

10.  Menyebutkan hal-hal yang membuat saudara kita malu
Jangan membuka aib saudara kita
وَمَنْ سَتَرَ عَلَى مُسْلِمٍ فِي الدُّنْيَا سَتَرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Dan barangsiapa yang menutupi (aib) seorang muslim sewaktu di dunia, maka Allah akan menutup (aibnya) di dunia dan akhirat” (Hadits Riwayat Imam at-Tirmidzi).

 baca juga: Tauhid 
 
11.  Adu domba
Lebih baik mengakurkan teman yang bertengkar
Adapun cara menjauhi bahaya lisan ini yaitu:
1.      Hati-hati terhadap makanan yang masuk ke dalam mulut kita. (hindari makanan yang syubhat apalagi haram).
2.      Menjaga mulut dari kata-kata yang tidak seharusnya keluar.

Tidak ada komentar