Buka bersama bareng keluarga, kebahagiaan sederhana kami


Yuhuu.. Alhamdulillah kali ini kita sudah kembali memasuki bulan Ramadhan yang penuh berkah.. 

Bersyukur banget ya teman-teman karena di kesempatan kali ini kita masih di beri umur yang panjang serta tubuh yang sehat untuk kembali memaksimalkan ibadah di bulan yang mulia ini. Sementara yang lain ada yang sakit,  bahkan ada yang telah mendahului kita untuk berjumpa dengan Allah sehingga tidak hadir di tengah-tengah keluarga yang dicintai untuk menyambut Ramadhan. 

Semoga aku, kamu, dan kita semua bisa mencapai derajat taqwa di sisi Allah swt.  Aamiin.. 

Bulan Ramadhan tidaklah lepas dari Buka bersama, sahur bersama, taraweh, menahan lapar dan haus serta nafsu, tadarus bareng,  dan banyak lagi hal lain yang istimewa dan selalu kita rindukan.  Kalau kamu rindu apanya di bulan Ramadhan? 

Adakah yang rindu moment buka bersama? Pasti adalah yaa.. 😊

Agenda wajib dari Ibu

menjelang Ramadhan, Ibu selalu meminta ku untuk pulang. Sahur dan buka bersama bareng di hari pertama puasa

Agenda wajib yang selalu ibuku wanti-wanti menjelang Ramadhan biasanya adalah sahur dan buka pertama bareng. 

Aku biasa hidup dan tinggal jauh dari Ibu.  Hanya tinggal yaa yg jauh... Namun tidak dengan do'anya. Hehe..
Hal itu dikarenakan aku sejak MTs hingga MAN aku tinggal tidak dengan Ibu. Begitupun ketika kuliah. Otomatis kuliah di kota yang jauh dari Ibu di Desa. 

Nah, Biasanya menjelang Ramadhan Ibu selalu ngomong,  

"Sahur pertama pulang kan Neng?  Buka bersama di puasa pertama bareng". 

Dan aku selalu berusaha mewujudkan permintaan ibu yang sangat ku kasihi ini. Dan Alhamdulillah.. Kali ini keinginan beliau tercapai. 

Aku bersyukur di tengah teman-teman atau adik-adik tingkatku yang barangkali masih belum bisa buka bersama dengan keluarganya, aku masih Allah kasih kesempatan.

Terkadang sedih juga jika misalkan aku jadi mereka, saat pengen banget pulang kumpul dengan keluarga, namun dana yang harus dikeluarkan begitu besar untuk balik kampung. Atau ada mata kuliah yang tidak bisa ditinggalkan. Atau ada urusan penting lain. Akhirnya hanya bisa menanyai kabar dari telpon, dan dibanguni orang tua pun melalui telpon. Huhuu . 

Oleh karena itulah, bagi kita-kita yang masih di kasih kesempatan kumpul keluarga, maka wajib bersyukur. Karena banyak yang belum beruntung seperti kita.

Menu sederhana

Di sahur pertama maupun buka pertama, biasanya orang-orang pada menyiapkan menu terbaiknya.  Yap!.  Kami pun begitu jika Allah sedang kasih Rizki.  Namun keluarga kami adalah keluarga yang sederhana.  Jika sedang ada rizki, kami bisa masak menu yang spesial. Namun jika sedang minim dana, yaa kami menyediakan menu sederhana yang apa adanya.. 

Alhamdulillah.. Aku bahagia dengan semua ini. Pokoknya apapun menunya, jika dimakan bersama keluarga, menunya akan terasa istimewa. Kata orang sich, karena masakannya di masak dengan rasa cinta. Hehee..😊

Lalu apakah aku tidak mengikuti buka bersama di luar??  Yaa.. Biasanya aku juga ikut. Maklum, setiap tahun tawaran untuk buka bersama selalu ada. Baik itu dari alumni MTs, MAN. Dari pihak organisasi maupun buka bersama di asrama. Begitupun dengan crew-crew di Radio Jazirah tempat aki dulu siaran.  Walau sekarang udah nggak siaran lagi sich, tapi kekeluargaan alhamdulillah tetap terjaga.  Apalagi manager dan direktur kita mengayami banget. 

Dan kamu, apakah termasuk ke dalam orang-orang yang tiap akhir Ramadhan jadwal Buka bersama nya padet?? 

Baiklah.. Kamu punya cerita apa pada moment buka bersama?  Ceritain yukkk...

4 komentar

  1. Kalau ibu mbak ga ada tradisi sih untuk sahur dan buka bersama di hari pertama. Tapi kaminya yang kepengen gitu karena masakan ibu number one hehe

    BalasHapus
  2. Memang yang namanya puasa pertama enak di rumah, kumpul

    BalasHapus
  3. Senang sekali ya Neng bisa sahur dan buka pertama bareng keluarga. Saya sejak tahun 1999 udah gak merasakan momen itu. Meski begitu, kita tidak terpisahkan oleh doa,didoakan dan mendoakan.

    BalasHapus

Terima kasih kunjunganya teman-teman :-) Jangan lupa komentar dan Silahkan tinggalkan komentar yang baik-baik saja. No SARA. Syukron Jazakallah