Kebahagiaan Ahli Surga



Oleh: Ust. H.M Syamlan, Lc
Minggu, 08 Januari 2018
Sahabat, ketika Rasulullah berbicara tentang surga, mereka sangat terpesona. Kemudian, mereka berlomba-lomba untuk mendapatkanya. Ada peluang yang sangat besar (kata nabi) walaupun tidak menjadi nabi. Walaupun tidak mati syahid. Yakni suka bertemu karena Allah, berpisah karena Allah, dan sering mendatangi majelis ta’lim.
Tidak ada di dunia ini kesusahan melebihi terputusnya persahabatan apalagi terputusnya cinta. Kebahagiaan manusia itu bukan hanya harta benda, maka orang-orang bersahabat bukan karena Allah, maka mereka akan dihukum dengan dipisahnya mereka. Teman-teman akrab pada hari itu sebagianya menjadi musuh sebagianya lagi. Kecuali orang-orang yang bertakwa. Ketika suami istri mencintai karena Allah walaupun menjalankan suka maupun duka di dunia, maka di akhirat nanti langsung Allah pangil menuju surga.
Orang yang memiliki kedudukan yang sangat tinggi disisi Allah swt. adalah mereka yang menjalin cinta karena keterpautanya kepada Allah swt. Mereka menjalin pertemanan bukan karena kepentingan apalagi untuk mendapatkan keuntungan dunia.
Didalam QS. Adz-Dzukhruf ayat 67-73 dijelaskan tentang kebahagiaan para ahli surge yang menjalin pertemanan karena Allah swt.
“Teman-teman akrab pada hari itu sebagianya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang yang bertaqwa”.
“Wahai hamba-hambaKu, tidak ada ketakutan bagimu pada hari itu, dan tidak pula kamu bersedih hati”.
“(Yaitu) orang-orang yang beriman pada ayat-ayat Kami dan mereka berserah diri/patuh (kepada Allah)”.
“Masuklah kalian kedalam surga kalian dan istri kalian, kalian diberi nikmat”.
“Diedarkan pada mereka piring-piring dan gelas-gelas dari emas, dan didalam surga itu terdapat apa yang diingini oleh hati dan segala yang sedap (dipandang­). Dan kamu kekal didalamnya”.
“Dan itulah surga yang diwariskan kepada kamu karena perbuatan yang telah kamu kerjakan”.
“Didalam surga itu ada buah-buahan untukmu yang sebagianya kamu makan”.
Semoga kita semua senantiasa menjalin pertemanan dan persahabatan karena Allah swt, dan senantiasa rajin mendatangi majelis ilmu. Sehingga nanti kita bisa merasakan beragam kebahagiaan-kebahagiaan di surga bersama dengan orang-orang yang kita cintai. Aamiin..
Dalam catatan Nengsi Hariyanti dan E’en Winarti

Tidak ada komentar